Mau Terbang Pakai Jet Pribadi? Begini Caranya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 18 Sep 2017 19:37 WIB
Foto: Ardan Adhi Chandra-detikFinance
Jakarta - Kenyamanan dan ekslusifnya perjalanan udara menggunakan pesawat jet pribadi kini bisa dirasakan bagi banyak orang. Tentunya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam sekali penerbangan menggunakan pesawat jet pribadi.

Jika memiliki uang yang cukup, anda bisa menjajal naik pesawat jet pribadi dengan menghubungi Premiair. Operator pesawat jet pribadi ini bisa langsung dipesan melalui sambungan telepon selama 24 jam di +62 818 118 888 atau +62 21 809 1255 Fax +62 21 800 2060.

"Kalau mau sewa tinggal menghubungi bagian commercial kami, jelaskan tujuan mau ke mana, pakai berapa lama, berapa hari atau pulang pergi saja. Telepon bisa," ujar President Premiair Group, Capt. Tony Hadi kepada detikFinance di Kantor Premiair, Jakarta, Senin (18/9/2017).

Selanjutnya setelah menyepakati harga sewa jet pribadi US$ 10.000 atau Rp 132 juta (kurs Rp 13.200/US$) per jam terbang dengan minimal sewa 2 jam, calon penumpang hanya perlu menandatangani tagihan dan wajib dibayar sebelum penerbangan. Biaya tersebut belum termasuk biaya ground handling di bandara.

"Kalau anda setuju kita kirim quotation (tagihan), sebelum berangkat anda bayar," ujar Tony.

Sebagai ilustrasi, jika calon penumpang menyewa pesawat untuk terbang ke Bandung, Jawa Barat untuk berangkat pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 12.00 WIB di siang harinya, calon penumpang perlu membayar biaya sewa US$ 10.000 dikalikan sekitar 2 jam penerbangan pulang dan pergi. Biaya sewa juga ditambah dengan waktu tunggu pesawat di atas 3 jam sekitar ratusan dolar AS.

"Biasanya ada tambahan sekian ratus dolar," ujar Tony.

Pemesanan penerbangan bisa dilakukan dalam waktu dekat untuk dalam negeri. Sedangkan untuk penerbangan ke luar negeri dengan jet pribadi maksimal waktu pemesanan adalah 4 hari sebelum keberangkatan.

"Kalau ke Hong Kong butuh 4 hari," tutur Tony. (ara/dna)