Follow detikFinance
Selasa 26 Sep 2017, 13:49 WIB

Cerita di Balik Keputusan Pemerintah Melelang Gula Rafinasi

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Cerita di Balik Keputusan Pemerintah Melelang Gula Rafinasi Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memutuskan pengadaan gula rafinasi lewat lelang. Proses lelang dijadwalkan 1 Oktober 2017, namun ditunda hingga Januari 2018 karena hanya 300 peserta UKM dari 18 provinsi yang daftar.

Lantas, kenapa pengadaan gula rafinasi harus dilelang? Sekretaris Jenderal Kemendag, Karyanto Suprih, menjelaskan proses lelang dipilih sebagai upaya transparansi pengadaan gula rafinasi.

Pasalnya, selama ini selalu terjadi simpang siur informasi soal 300 ribu ton gula rafinasi rembes alias masuk ke pasar tradisional. Padahal, gula rafinasi hanya untuk kebutuhan UKM dan pelaku industri makanan minuman, bukan konsumsi rumah tangga.


"Selama ini kita diributkan bahwa ada gula rafinasi itu bocor, bahkan menurut catatan itu 300.000 ton bocor ke pasar. Ini enggak boleh karena merugikan petani karena tidak bisa menjual gula ke pasar," terang Karyanto kepada detikFinance, Selasa (26/9/2017).

Selain itu, lelang dipilih agar pelaku UKM bisa mendapat akses membeli gula rafinasi. Selama ini pemenuhan gula rafinasi dilakukan dengan kontrak langsung ke produsen gula rafinasi.

Sistem kontrak ini sulit dilakukan UKM karena biasanya pabrik hanya mau menjual dalam jumlah banyak, misalnya 1 ton, sementara kebutuhan UKM tak sampai sebesar itu. Akhirnya, mereka harus membelinya dari distributor yang harganya lebih mahal.


Jika membeli di luar, gula rafinasi dijual Rp 12.500-13.000/kg, sementara jika mendapatkannya langsung dari pabrik harganya sekitar Rp 8.500/kg.

"Berdasarkan Keppres 57/2004 yang menetapkan gula sebagai barang dalam pengawasan, maka Menteri Perdagangan melakukan lelang gula rafinasi," tutur Karyanto.

Dia menambahkan, proses lelang gula rafinasi akan dibuka secara online pada Januari 2018. Pelaksana lelang nanti adalah PT Pasar Komoditas Jakarta.


Sedangkan selam masa penundaan, Kemendag akan menggelar lagi sosialisasi lelang gula rafinasi, di antaranya soal mekanisme lelang hingga cara mendapat gula rafinasi lewat lelang. Tujuan sosialisasi untuk menjaring lebih banyak peserta lelang, khususnya UKM dari 34 provinsi. (hns/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed