Follow detikFinance
Selasa 09 Jan 2018, 12:28 WIB

PTDI Kirim Pesawat dan Heli Canggih Buat TNI

Dony Indra Ramadhan - detikFinance
PTDI Kirim Pesawat dan Heli Canggih Buat TNI Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Kementerian Pertahanan mendapat alutsista baru dari PT Dirgantara Indonesia (DI). Ada enam unit alutsista yang diserah terimakan PT DI kepada Menhan untuk kepentingan jajaran TNI.

Enam alutsista tersebut terdiri dari tiga unit helikopter serang jenis Fennec untuk TNI Angkatan Darat (AD), dua unit helikopter Anti Kapal Selam (AKS) dan satu unit pesawat udara (Pesud) CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) untuk TNI Angkatan Laut (AL).

Penyerahan langsung diberikan Direktur Utama PT DI Elfien Goentoro kepada Menhan Ryamizard Ryacudu di Hanggar Fixed Wing PT DI, Jalan Pajajaran, Bandung, Selasa (9/1/2018). Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga turut hadir.

"Ini telah sesuai dengan kontrak antara Menteri Pertahanan dengan PT DI dari durasi 2012 hingga 2019," ujar Dirut PT DI di saat serah terima.

Elfien mengatakan, berdasarkan kontrak tersebut, Menhan memesan 12 heli serang untuk TNI AD. Penyerahan telah dilakukan secara bertahap sejak tahun 2014.

"PT DI sebelumnya sudah menyerahkan enam unit heli serang sejak tahun 2014 sampai 2017. Sehingga tiga unit yang diserahkan saat ini, total sudah sembilan heli serang dari 12 yang sesuai kontrak. Untuk sisanya akan dilakukan 2018," kata Elfien.

Sementara untuk heli AKS TNI AL, dua unit yang diserahkan oleh PT DI menambah total unit heli AKS yang diserahkan ke Menhan. Tahun lalu, PT DI menyerahkan dua unit heli AKS.

"Sehingga saat ini total heli AKS yang diserahkan sudah empat unit. Sedangkan tujuh unit lainnya akan diserahkan secara bertahap tahun ini," katanya.

Sedangkan untuk Pesawat CN235-220 MPA, ada dua pesawat yang dipesan Menhan berdasarkan kontrak yang telah disepakati.

Elfien menambahkan PT DI akan senantiasa bekerja sama dengan Menhan dalam pengadaan alutista. PT DI juga senantiasa mendorong agar Menhan maupun TNI dapat mewujudkan kemandirian alutsista.

"Kira berhasap pesawat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh instansi dan lembaga termasuk Menhan dan TNI," katanya.

Sementara Menhan Ryamizard menyambut baik penyerahan enam unit alutsista dari PT DI. Dengan terwujudnya alutsista buatan anak bangsa.

"Ini wujud dari industri negeri Indonesia dalam menjawab tantangan atas perkembangan teknologi yang saat ini pesat dan sarat kompetisi global antar bangsa. Kita akan buktikan ke dunia bahwa mampu berdiri di kaki sendiri. Dengan misi produsen alutista yang mampu di kancah nasional. Ini bukan ambisius, tapi realita yang perlu kita wujudkan," katanya.

Ryamizard mengatakan, masuknya enam unit alutsista yang terdiri dari pesawat udara serta helikopter ini sekaligus menjadi wujud untuk memenuhi kebutuhan jajaran TNI. Dengan adanya hal ini, diharapkan TNI mampu mendeteksi berbagai ancaman yang menganggu ketahanan nasional.

"Ini juga sebagai tuntutan organisasi dalam menyikapi dan antisipasi potensi ancaman. Kita berharap agar Panglima dan jajarannya mampu merawat pesawat dan heli ini dengan baik," kata dia.

Sementara Panglima TNI Marsekal Hadi mengatakan penambahan pesawat ini sebagai modal untuk menjaga ketahanan nasional. "Ini satu bentuk keseriusan Menhan untuk memenuhi alutista bagi TNI," tandasnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed