Follow detikFinance
Kamis, 25 Jan 2018 18:38 WIB

Respons Kemendag Soal Lelang Gula Rafinasi Dilaporkan ke Ombudsman

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Bahrul Chairi (Foto: Ari Saputra/detikcom) Foto: Bahrul Chairi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Asosiasi Lintas Asosiasi Pengguna Gula Refinasi mengadu ke Ombudsman soal lelang gula rafinasi. Mereka menilai lelang gula rafinasi yang ditetapkan pemerintah tak adil karena peserta UKM banyak yang tak dilibatkan.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi, mengatakan angka pendaftar uji lelang akan terus bertambah. Sehingga jumlah pendaftar tidak dipatok hanya sebanyak 1744.

Sebab, pihaknya telah melakukan sosialisasi ke seluruh Indonesia terkait uji lelang GKR tersebut. Dengan begitu ia memperkirakan jumlah pendaftar setiap harinya bisa bertambah.


"Iya dong (bertambah), terus buka di seluruh Indonesia. Kita sudah melakukan seluruh sosialisasi tapi mereka masih menunggu," katanya kepada detikFinance, Kamis (25/1/2018).

Selain itu, Bachrul menjelaskan, dengan adanya dampak penurunan harga dari uji lelang GKR tersebut masyarakat akan lebih mudah percaya dan mendaftar menjadi anggota.

"Bagi yang perkembangan dengan bantuan teman-teman yang melihat harga semakin turun itu lah akan memberikan kepercayaan. Nanti dengan perusahaan bertambah tentunya semakin lama setiap hari akan bertambah (jumlah pendaftar)," sambung Bachrul

Bachrul menambahkan, menurut aturannya, hanya pabrik gula berproduksi yang bisa ikut lelang gula rafinasi.


Jadi industri yang berproduksi ya. Kalau bukan industri itu dia nggak produksi terus dijual kembali akhirnya. Ya mungkin ya karena saya juga tidak tahu ya kalau dia mikir harus distributor yang nggak boleh memang betul ketentuan undang-undang kita bahwa gula rafinasi hanya untuk mendukung industri," terangnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed