Follow detikFinance
Senin, 26 Feb 2018 15:15 WIB

Berapa Harga Mobil Listrik Hibah Mitsubishi untuk Pemerintah?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Khairul Imam Ghozali Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Pemerintah menerima hibah 10 mobil listrik dari Mitsubishi Motor Corporation (MMC). Pemberian mobil listrik ini untuk mendukung pengembangan produksi kendaraan emisi karbon rendah (low carbon emission vehicle/LCEV).

Kendaraan yang diberikan terdiri dari dua jenis, yakni Mitsubishi Outlander PHEV (model SUV plug-on hybrid) dan Mitsubishi i-MiEV. Berapa harganya?

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Harjanto mengatakan, harga mobil listrik Mitsubishi Outlander PHEV sekitar Rp 700 juta di Jepang. Sampai di Indonesia harganya bisa mencapai Rp 1 miliar karena terkena bea masuk dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).


"Itu kan kalau dari Jepang-nya sekitar Rp 700an juta. Kalau kita dengan PPnBM segala macam masih mahal jatuhnya bisa Rp 1 miliar, 30 % lebih mahal. Satu jenis yang plug-in hybird, Outlander," kata dia Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Jakarta, Senin (26/1/2018).

Sementara, Mitsubishi i-MiEV harganya lebih murah. Bentuk mobil ini sendiri lebih kecil dari Outlander PHEV.


"Yang kecil Rp 400 juta-500 juta, kalau harga di Jepang sekitar itu, dia kan baterai. Nggak (yang betul) Rp 300 jutaan. Kan di sini bea masuk, PPnBM," ungkapnya.

Lebih lanjut, dari 10 mobil listrik yang diberikan, 8 di antaranya ialah Outlander PHEV. Outlander PHEV ini memiliki kecepatan maksimal 200 km/jam dan mampu menempuh jarak 800 km dengan kombinasi bahan bakar bensin dan tenaga listrik. Jika hanya menggunakan tenaga listrik (full EV) mampu menempuh 55 km.

Sedangkan, i-MiEv memiliki kecepatan maksimal 120 km/jam dan jarak tempuh 120 km dengan kondisi full charge listrik.

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed