Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 20 Agu 2018 14:38 WIB

Bupati Halmahera Tengah ke Kantor Luhut Bicara soal Tenaga Kerja

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ardan Adhi Chandra Foto: Ardan Adhi Chandra
Jakarta - Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara siang ini mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Kedatangannya kali ini membahas tenaga kerja untuk kawasan industri di daerahnya.

"Pembicaraan kita tadi seputar tenaga kerja untuk investasi. Prinsipnya pemerintah dan perusahaan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada daerah untuk menyiapkan tenaga kerja. Perusahaan butuh 5.000, daerah siap berapa?" kata Edi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Di Halmahera Tengah rencananya dibangun kawasan industri 1.000 hektar pada 30 Agustus 2018. Pembangunan kawasan industri di Halmahera Tengah diperkirakan selesai satu tahun.

"Rencana groundbreaking 30 Agustus, pembangunan setahun. Itu kawasan industri sekelas Morowali. Kita sharing investasi," kata Edi.

Mengenai tenaga kerja, Edi mengatakan, daerahnya akan menyiapkan tenaga kerja untuk kawasan industri. Investor pun menginginkan tenaga kerja lokal lebih banyak diserap dibandingkan tenaga kerja China.


"Soal China dan di mana saja, kita wellcome. Prinsipnya sepanjang daerah kita ada kesiapan tenaga kerja. Kalau nggak ada di daerah bagaimana, sementara investasi harus jalan kan. Dari perusahaan sangat wellcome kalau tenaga kerja kita yang dominan lebih bagus," tutur Edi.

Pihaknya juga menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) dan perguruan tinggi untuk menyiapkan tenaga kerja.

"Mereka minta dari lokal lebih banyak. Untuk kesiapan kita kerja sama dengan balai latihan, perguruan tinggi lokal juga kita lakukan," ujar Edi.

Edi menambahkan, di kawasan industri tersebut akan ada pabrik nikel, stainless steel, dan bahan dasar untuk baterai mobil listrik.

"Pabrik nikel, stainless steel, dan bahan dasar lithium untuk mobil listrik. Itu lokasi di Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Investornya Weda Bay join dengan Indonesia Weda Bay industrial Park," kata Edi.


Saksikan juga video ' KPAI Minta Pengelola Pariwisata Tidak Pekerjakan Anak-anak ':

[Gambas:Video 20detik]

(ara/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed