Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 23 Nov 2018 22:41 WIB

Tambah Produksi, Krakatau Steel Incar Pabrik Baja Bangkrut

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Krakatau Steel (istimewa) Foto: Krakatau Steel (istimewa)
Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk berencana membeli pabrik baja yang sudah kolaps atau bangkrut. Langkah ini sebagai upaya untuk meningkat produksi perseroan.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim belum membeberkan secara rinci rencana akuisisi tersebut, namun Krakatau akan terus meningkatkan jumlah produksi.

"Di sini saya, dengan teman-teman board on director (BOD), kita mau ambil pabrik yang sudah dan agak kolaps. Kalau untung nggak dijual," ujarnya di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Jakarta, Jumat (23/11/2018).


Dia mengatakan, pabrik kolaps ini akan menambah produksi Krakatau Steel sebanyak 1 juta ton. Silmy sendiri enggan menyebut lokasi pabrik tersebut.

"Kurang lebih mudah-mudahan tambahan 1 juta ton. Gini, kalau masalah tempat dan sebagainya nggak bisa kasih tahu. Tambahan 1 juta ton per tahun, tambahan. Masih negosiasi," ujarnya.


Silmy melanjutkan, saat ini kapasitas produksi Krakatau Steel sebesar 5 juta ton per tahun. Tahun depan, kapasitasnya anak naik lagi sebesar 1 juta hingga 1,5 juta ton dengan adanya mesin baru.

Jadi, kapasitas produksi tahun depan akan meningkat sekitar 6 juta ton per tahun.

"6 juta-6,5 juta ton, tambahan kan bulan April, jadi saya ngehitungnya 1 juta saja, jadi 6 juta ton," tutupnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed