Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 03 Des 2018 18:50 WIB

Jokowi Senang Konten Lokal Ekspor Motor Made in Pulogadung Bisa 94%

Robi Setiawan - detikFinance
Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Coirul Anwar Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Coirul Anwar
Jakarta - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk permudah proses perizinan. Hal tersebut dilakukan agar nilai ekspor bisa ditingkatkan.

Menurut Jokowi untuk mendorong ekspor diperlukan dukungan dari banyak pihak, termasuk kementerian terkait. Dukungan perlu diberikan, khususnya untuk investasi atau ekspor yang banyak menggunakan bahan-bahan lokal.

"Investasi-investasi yang orientasinya ekspor, investasi-investasi yang local content-nya tinggi, kalau tidak kita berikan ruang yang sebesar-besarnya keliru besar. Izin-izin yang berorientasi ekspor, local containnya tinggi, menteri tidak berikan perhatian, akan saya perhatikan sendiri," kata Jokowi dalam peluncuran ekspor motor Yamaha yang ke 1.5 juta di Head Office Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Jakarta Timur, Senin (3/12/2018).

"Berikutnya saya ingin dengar rencana ke depan Yamaha bagaimana dan juga selain itu investasi mau berapa lagi, apa yang bisa dibantu dari Kementerian Perindustrian karena saya nggak mau ada perizinan yang lama, sampaikan ke menteri, kalau tidak bisa sampaikan ke saya," tambahnya.


Ekspor pada kesempatan ini dilakukan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) untuk motor ekspornya yang ke 1,5 juta unit. Bukan hanya diproduksi di Indonesia, motor yang diekspor Yamaha ini pun menggunakan bahan lokal sebanyak 94,3 persen.

"Jumlah ini sangat besar sekali, pertama ekspornya tinggi, yang kedua investasinya juga besar PT Yamaha, yang ketiga juga karena local content-nya mencapai 94,3 persen Ini jumlah yang sangat besar," katanya.

Jokowi juga ingin nilai investasi Yamaha semakin tinggi lagi. Menurutnya penggunaan bahan-bahan lokal adalah suatu hal yang mendukung perekonomian karena kalau bahannya impor akan mengakibatkan defisit neraca perdagangan.

"Berikutnya saya ingin dengar rencana ke depan Yamaha bagaimana dan juga selain itu investasi mau berapa lagi, apa yang bisa dibantu dari Kementerian Perindustrian, karena saya nggak mau ada perizinan yang lama, sampaikan ke menteri, kalau tidak bisa sampaikan ke saya," katanya.


Adapun jenis motor yang diekspor Yamaha tahun ini adalah motor jenis XMAX, NMAX, LEXI, AEROX, YZF-R3, YZF-R25, MT-03, MT-25, YZF-R15, MX-King, serta beberapa jenis lainnya.

Vice President Director PT YIMM Dyonisius Beti menjelaskan ekspor dilakukan YIMM ke 45 negara di 5 benua, seperti Jepang, Amerika Serikat, Russia, Jerman, Perancis, negara-negara di Asia, Afrika, dan Australia. Menurutnya hal ini membuktikan bahwa karya anak bangsa pun diakui dunia.

"Mudah-mudahan dengan peristiwa (acara) hari ini, ini satu hal yang baik untuk ekonomi Indonesia. Bahwa Indonesia punya pabrik yang memiliki standar kualitas yang baik, dan ini yang menolong ekonomi. Kita harapkan juga pemerintah mendukung terus menerus produksi Indonesia," kata Dyonisius. (idr/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed