Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 14 Jan 2019 23:00 WIB

Prabowo: Negara Lain Bangkit, Indonesia Deindustrialisasi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan, para pakar menyebut negara-negara lain bisa bangkit dan mampu menghilangkan kemiskinan. Prabowo menyebut China mampu menghilangkan kemiskinan dalam 40 tahun. Kemudian, disusul oleh Vietnam, Thailand, Filipina dan India.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan Indonesia. Prabowo menyebut Indonesia dalam kondisi deindustrialisasi yang merupakan kebalikan dari industrialisasi, yakni penurunan kontribusi sektor manufaktur terhadap ekonomi.


"Republik Rakyat Tiongkok berhasil menghilangkan kemiskinan dalam 40 tahun, menghilangkan kemiskinan. Vietnam bangkit, Thailand bangkit, Filipina bangkit, India bangkit tapi para pakar, Indonesia sedang terjadi deindustrialisasi," kata dia dalam Pidato Kebangsaan dan Visi Misi Indonesia Menang di JCC Senayan Jakarta, Senin (14/1/2019).

"Bukan industrialisasi, deindustrialisasi ini akan kita ubah, kita akan meneruskan industrialisasi," sambung Prabowo.


Prabowo menegaskan, akan belajar dari negara-negara yang lebih berhasil dari Indonesia. Kemudian, dia juga menyinggung 'kelakuan' para elit di negeri ini.

"Sebagai pejuang, saya selalu menganjurkan kita harus belajar dari bangsa-bangsa yang lebih berhasil dari kita, mari belajar Tiongkok, kita belajar India, Vietnam, Korea Selatan, kita belajar dari negara yang besar, jangan kita puas dengan kelakuan-kelakuan elit kita sendiri di sini," tutupnya.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com