Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Mar 2019 14:59 WIB

Soal Kampanye Hitam Sawit di Eropa, RI Tekan Balik Pakai Isu Airbus

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Agus Setyadi/detikcom Foto: Agus Setyadi/detikcom
Jakarta - Saat ini Uni Eropa (UE) sedang gencar melakukan kampanye hitam sawit karena dinilai merusak lingkungan dan tidak baik bagi kesehatan. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pun tak hanya diam dan ikut menolak perlakuan tersebut.

Menurut Enggar, minyak kelapa sawit dinilai merusak lingkungan serta tidak baik bagi kesehatan. Maka dari itu, UE memutuskan untuk memblokir produk dengan olahan minyak kelapa sawit.

"Persaingan dagang kita dengan vagatable oil, hal serupa di UE. Saya bilang ke Prancis kalau kita juga akan face out Airbus 2030 terus dia diam. Mereka tekan (kampanye hitam sawit) dan saya juga tekan," kata dia dalam kuliah umum di Universitas Tarumanegara, Senin (11/3/2019).


Selain itu, UE juga menuding penggunaan minyak kelapa sawit bisa menyebabkan kolesterol. Hanya saja, Enggar belum menemukan penelitian terkait pernyataan tersebut.

"Anda (UE) pernah membuat kalau CPO kita bisa buat kolesterol tinggi dan kanker tapi saya belum pernah ketemu penelitiannya," ungkap dia.


Ia pun berharap agar kampanye hitam sawit dapat dihentikan. Sebab, kegiatan tersebut memicu perang dagang antarnegara. Untuk itu, ia terus melakukan negosiasi agar UE dapat menghentikan kampanye tersebut.

"Kita ini against trade war (mencegah perang dagang). Itu bagian dari dagang, dan negosiasi sampai cooling down (UE terhadap kampanye sawit hitam)," tutup dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com