Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 31 Mar 2019 15:43 WIB

Jurus BUMN Cegah Kelangkaan Pupuk di Daerah

Zulfi Suhendra - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Masuk ke era industrialisasi 4.0 dan era digitalisasi yang semakin berkembang, Badan Usaha Milik Negara berinovasi agar tak ketinggalan. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh BUMN Pupuk Kaltim.

Perusahaan pupuk ini membuat 30 aplikasi untuk menunjang kinerja perusahaan. Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim Satriyo Nugroho, mengikuti perkembangan digital dirasa penting untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Menurut Satriyo Nugroho, transformasi teknologi digital dalam mendukung kinerja Perusahaan sejalan dengan visi Pupuk Kaltim menjadi World Class Company, yang tertuang melalui roadmap 2017 - 2021. Salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi untuk memaksimalkan kinerja dan pencapaian target Perusahaan.

"Sesuai roadmap, ada 90 aplikasi yang ditarget terealisasi dalam lima tahun. Dalam tiga tahun terakhir, Pupuk Kaltim mampu merilis 20 - 30 aplikasi yang sangat efektif mendorong kinerja Perusahaan," ujar Satriyo dalam keterangan resmi perusahaan, Minggu (31/1/2019).


Karena hal itu, perusahaan ini mendapatkan penghargaan IT Telco for Performance and Competitiveness dari Majalah ITECH, kategori Top Digital Transformation in Smart and Integrated Fertilizer Distribution and Production

Ada satu aplikasi yang menarik, yaitu aplikasi untuk memantau distribusi pupuk di seluruh Indonesia secara realtime. Aplikasi itu dinamakan Distribution Planning and Control System (DPCS)

"Ini salah satu tools yang sangat efektif mendorong kinerja perusahaan, karena mampu memantau stok pupuk di seluruh wilayah pemasaran Pupuk Kaltim secara realtime, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran isu kelangkaan pupuk yang terjadi," uturnya.

Selain itu, beberapa contoh aplikasi yang dikembangkan oleh Pupuk Kaltim di antaranya:



- Precipalm (Precision Agriculture Platform for Oil Palm), sebuah sistem rekomendasi pemupukan NPK berbasis pertanian presisi (precision agriculture) untuk tanaman kelapa sawit, berdasarkan suatu pemodelan sistematis yang memanfaatkan band warna pada citra satelit sebagai dasar penentuan tingkat kesuburan tanah dan tanaman.

- E-Logsheet and E-Log Book, aplikasi untuk mengelola data-data dari pabrik yang berisi catatan indikasi dan kondisi instrumentasi alat-alat pabrik. Sistem ini merupakan IDA (Integrated Data Acquisition) yang merupakan baseline dari pengembangan industri 4.0 di Pupuk Kaltim.

- PKT-SIAP (Sistem Aplikasi Pemasaran), aplikasi mobile berbasis android yang berisi informasi terkait data penjualan, persediaan dan alokasi pupuk bersubsidi, serta data penjualan dan stok pupuk non subsidi retail di distributor dan pengecer, serta event reporting kegiatan Account Executive (AE) dan Assisstant AE.

- PKT Exist (Executive Information System), aplikasi mobile berbasis android yang menyediakan data dan informasi terkait kondisi perusahaan, di antaranya adalah data produksi, penjualan, finansial, investasi dan SDM, yang dapat diakses oleh Top Management untuk mendukung pengambilan keputusan secata cepat dan tepat.

- SIPMANTAP (Sistem Informasi Pendukung Pemasaran dan Pemetaan Pasar), sistem yang digunakan untuk memetakan pasar non subsidi, menganalisa kondisi pasar, pengelolaan data pelanggan (marketing) dan mengevaluasi penguasaan pasar.




Tonton juga video KPK Minta Bawaslu Lebih Giat Pantau Pemilu:

[Gambas:Video 20detik]


Jurus BUMN Cegah Kelangkaan Pupuk di Daerah
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com