Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 03 Apr 2019 16:39 WIB

Garuda Bidik Bisnis Angkutan Kargo Pakai Drone

Dana Aditiasari - detikFinance
Ilustrasi drone. Foto: Photo by Diana Măceşanu on Unsplash Ilustrasi drone. Foto: Photo by Diana Măceşanu on Unsplash
Jakarta - Pemanfaatan teknologi terus berkembang termasuk di antaranya di sektor industri jasa pengiriman kargo udara. PT Garuda Indonesia dalam waktu dekat berencana memanfaatkan teknologi drone atau pesawat tanpa awak untuk jasa pengiriman kargo.

Penggunaan drone, kata Direktur Utama Garuda Indonesia IGN Askhara Danadiputra, lebih efisien dalam hal konsumsi bahan bakar dan penggunaan tenaga kerja.

Drone hanya memerlukan seorang pilot yang mengoperasikannya dari jarak jauh. Berbeda dengan pesawat konvensional yang butuh satu set lengkap awak pesawat dalam sekali penerbangan.

"Kami akan masuk ke bisnis cargo drone, supaya lebih efisien," tutur pria yang akrab disapa Ari Askhara itu saat berbincang dengan awak media akhir pekan lalu.

Selain itu, faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan perusahaan.


"Drone akan digunakan kirim barang ke daerah pelosok seperti Papua yang bergunung-gunung dan berbukit-bukit. Risiko penerbangannya sangat tinggi. Kalau pakai drone kan lebih aman," sebut Ari.

Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha M Iqbal dalam kesempatan yang sama menjelaskan, drone produksi pabrikan Beihang asal China itu bisa mengangkut kargo dengan beban total 5 ton.

"Saat ini mereka punya yang 1,2 ton dan itu sudah digunakan militer Amerika Serikat. Beihang ini satu-satunya yang punya drone seperti ini. Nah, mereka sedang kembangkan yang bisa 5 ton," beber dia.

Untuk tahap awal, bakal ada 3 unit drone yang akan dioperasikan.

(dna/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed