Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 10 Jul 2019 22:15 WIB

Produsen Mobil Listrik China akan Pindahkan Pabrik ke RI

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Ilustrasi mobil listrik/Foto: Pool (carscoops) Ilustrasi mobil listrik/Foto: Pool (carscoops)
Jakarta - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China bakal menjadi berkah tersendiri bagi Indonesia. Sebab, imbas perang dagang membuat produsen mobil listrik berencana memindahkan (relokasi) pabriknya ke Indonesia.

Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur, Kementerian Koordinator Kemaritiman, Ridwan Djamaluddin mengatakan, dua produsen mobil listrik China yakni BYD dan JAC berniat memindahkan pabriknya ke Indonesia.

"Mobil listrik, mau relokasi yang kemarin kita datangi BYD, JAC," ujar Ridwan di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Rabu (10/7/2019).


Ridwan bilang, dua perusahaan belum menyebutkan nilai investasi yang akan ditanam ke Indonesia. Serta, kapan merealisasikan investasinya.

Dia mengatakan, perusahaan itu masih memastikan syarat untuk investasi serta menunggu payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres) kendaraan listrik.

"Mereka tidak mengungkapkan angka tapi sudah menyampaikan minat. Tinggal memastikan syarat-syaratnya jelas dan lokasinya ada, dan Perpres sedang ditunggu," ungkapnya.



Lanjutnya, untuk lokasi pembangunan pabrik juga belum ditentukan. Sementara, dia menyebut, untuk kawasan pabrik mobil yang paling berkembang saat ini di Jawa Barat.

"Dia belum bilang spesifiknya mana. Kita otomotif yang banyak berkembang Jawa Barat. Tapi kalau dia mau mendekatkan sama sumber baterainya, bisa juga di luar sana," tutupnya (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com