Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 14 Agu 2019 19:10 WIB

Mahasiswa Mau Magang dan Dapat Sertifikat? Ini Caranya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani nota kesepahaman dengan 20 universitas tentang penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, magang, dan pengembangan Sumber Daya Manusia. Penandatanganan nota kesepahaman ini diwujudkan dalam Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang telah dimulai sejak awal 2019.

Direktur SDM dan Tata Kelola Pupuk Indonesia Winardi mengatakan, momentum penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi penting dikarenakan sebagai dasar dalam pelaksanaan PMMB serta menjadi langkah nyata link and match kurikulum PTN & PTS dengan kebutuhan industri.

"Program magang bersertifikat ini adalah implementasi bagi pengelola dan praktisi manajemen human capital di lingkungan BUMN untuk meningkatkan kompetensi anak bangsa yang unggul dan berdaya saing global," kata dia, Rabu (14/8/2019).


Ini juga sekaligus menjadi momentum penutupan PMMB batch 1 periode Februari-Juli 2019 dan pembukaan PMMB batch 2 periode Agustus 2019-Januari 2020. Adapun, pada batch 1, program PMMB di Pupuk Indonesia Grup telah dilaksanakan dengan peserta sebanyak 115 mahasiswa dari berbagai Universitas.

Pada batch 2, akan diikuti oleh 141 mahasiswa dari 32 perguruan tinggi. Para peserta akan menjalani program magang di PT Pupuk Indonesia dan di enam anak usaha antara lain PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Kujang, PT Pusri Palembang dan PT Rekayasa Industri.

Winardi menerangkan, program magang mahasiswa bersertifikat dibagi menjadi dua jenis pelaksanaan. Pertama, magang bersertifikat kompetensi di mana mahasiswa melaksanakan pemagangan sesuai dengan kompetensi bidang (posisi) yang menjadi persyaratan untuk menduduki posisi tersebut selama enam bulan. Peserta magang akan melaksanakan uji kompetensi sesuai dengan kompetensi bidang pada akhir masa pemagangan yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi profesi nasional.


Kedua, magang bersertifikat industri, yakni mahasiswa melaksanakan pemagangan sesuai dengan project yang diberikan oleh pihak industri selama enam bulan. Peserta magang dinyatakan selesai mengikuti pemagangan setelah menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang telah di tentukan, untuk kemudian di akui oleh pihak industri dengan mengeluarkan sertifikat industri.

"Kami berharap program PMMB ini akan menambah wawasan baru serta peningkatan kompetensi bagi mahasiswa. Sehingga dapat menghasilkan prestasi yang baik di masa yang akan datang," katanya.

Secara total, program PMMB telah dilaksanakan oleh 121 BUMN dan telah menyerap 6.113 mahasiswa yang tersebar di seluruh Indonesia. Kementerian BUMN pun menargetkan dapat menyerap 21.000 mahasiswa pada 2020 mendatang.

Sebanyak 20 universitas/institusi pendidikan dimaksud yakni Institut Pertanian Bogor, Politeknik Negeri Malang, Universitas Bina Nusantara, Politeknik Jambi, Politeknik Negeri Banyuwangi, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Negeri Semarang, Universitas Proklamasi 45, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (LSPR), Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Pertamina, Universitas Malikussaleh, Sekolah Tinggi Teknologi Bandung, Universitas Trisakti, Universitas Pancasila, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Al Azhar Indonesia, STMIK Nusa Mandiri, Politeknik Negeri Jakarta, dan Universitas Gadjah Mada.

Simak Video "Brigadir AM Ditetapkan Tersangka Kasus Tewasnya Mahasiswa Kendari"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com