Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 27 Agu 2019 12:11 WIB

Pengembangan Mobil Listrik Terhambat Kurangnya Tempat Nge-Charge

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah Foto: Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau tempat nge-charge mobil listrik menjadi permasalahan dalam pengembangan penggunaan kendaraan listrik.

Direktur Sarana Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Sigit Irfansyah mengatakan bahwa rencana pihaknya mengembangkan kendaraan umum menggunakan kendaraan listrik terhambat karena belum banyaknya SPKLU yang dibangun.

Dia meminta agar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan BUMN untuk mempercepat pembangunan SPKLU.

"Saya melihat ini satu hal yang jadi masalah, SPKLU-nya masih kurang, biar ESDM dan BUMN ini cepat masuk dulu bikin SPKLU. Apalagi dengan rencana kita mau menggencarkan kendaraan listrik ini ke angkutan umum," ujar Sigit di Kantor Kadin, Jakarta, Selasa (27/8/2019).


Sigit memberi contoh, perusahaan transportasi Blue Bird yang sudah kembangkan mobil listrik mengeluh karena sebagai operator kendaraan umum dengan tenaga listrik mesti membangun SPKLU juga karena belum ada stasiun pengisian daya.

"Ini mahal sekali investasi SPKLU-nya, Blue Bird pernah ngeluh waktu bikin charging stationnya. Jangan swasta-swasta disuruh dulu biar ESDM sama BUMN aja turun dulu," ungkap Sigit.

Sigit pun mengatakan pihaknya juga sudah menawarkan Damri untuk kembangkan kendaraan umum bertenaga listrik. Namun, belum adanya SPKLU kembali menjadi masalah.

"Damri kita tawarkan juga kemarin kan, hal pertama yang ditanya, itu SPKLU-nya gimana pak, kita yang bikin, PLN, atau AP II," kata Sigit.


Sigit menegaskan agar operator kendaraan umum bertenaga listrik cukup membeli energi listrik saja tidak perlu membangun SPKLU.

"Harusnya, operator ini nggak mesti bikin dulu (SPKLU), harusnya operator tinggal beli saja," tegas Sigit.

Simak Video "Ultra Compact BEV, Mobil Listrik Imut dengan 2 Penumpang"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com