Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 25 Sep 2019 10:17 WIB

RI Gandeng Korsel Awasi Pencemaran Limbah Industri di Sungai Citarum

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi Sungai CitarumFoto: Wisma Putra Ilustrasi Sungai CitarumFoto: Wisma Putra
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian melakukan pengawasan ketat terhadap perilaku industri yang berlokasi di daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Untuk itu, pemerintah menggandeng Korea Selatan.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Ngakan Timur Antara mengatakan, dalam Perpres 15/2018 soal Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum disebutkan bahwa Kementerian Perindustrian adalah salah satu penanggung jawab pencegahan pencemaran lingkungan DAS Citarum.

"Bapak Presiden Joko Widodo telah mencanangkan program Citarum Harum. Kegiatan revitalisasi dan rehabilitasi sungai Citarum rencananya dilakukan secara bertahap selama tujuh tahun," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara dalam keterangan resminya, Rabu (25/9).

Kemenperin mencatat, pada tahun 2018, industri tekstil merupakan sektor dominan yang berlokasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dengan persentase populasi mencapai 70,9%, disusul oleh industri makanan dan minuman (5,8%), logam (4,9%), kimia (4,4%) serta kertas (3,6%).


"Selain itu, sungai Citarum melalui 10 Kabupaten dan 3 Kota di Jawa Barat dengan lebih dari 25 juta jiwa bergantung pada kualitas sungai Citarum," ungkapnya. Melihat fungsi penting tersebut, pemerintah menetapkan Citarum sebagai Sungai Strategis Nasional melalui Perpres RI No. 12 Tahun 2012 tentang Penetapan Wilayah Sungai.

Dalam hal ini, Kemenperin sebagai pembina sektor industri merasa perlu menetapkan segera langkah-langkah strategis untuk membantu keberhasilan program Citarum Harum. Apalagi, dalam Perpres 15/2018, disebutkan tanggung jawab Kemenperin.

"Kami akan memberikan dukungan pengawasan dan pengendalian atas kegiatan usaha industri di DAS Citarum, termasuk melaksanakan sosialisasi, bimbingan teknis, dan fasilitasi kepada pelaku industri untuk melakukan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," papar Ngakan. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com