Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 11 Okt 2019 18:12 WIB

Terungkap! Ini Pintu Masuk Baju Bekas ke RI

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Indonesia masih jadi sasaran penyelundupan baju-baju bekas. Baju-baju bekas ini diselundupkan melalui pelabuhan-pelabuhan kecil.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi mencatat, ada sejumlah titik pelabuhan yang menjadi lokasi tempat penyelundupan baju bekas.

"Kalau TPT (tekstil dan produk tekstil) kami tindak dari pelabuhan, bandara. Sedangkan bale press biasanya mereka melakukan penyelundupan dari pelabuhan kecil, GT-GT (gross ton) kecil, misalnya Kendari, Maumere, Tanjung Balai Asahan dan Tembilahan seterusnya," kata Heru di Kementerian Perdagangan (Kemendag) Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Heru mengatakan, setelah masuk pelabuhan, baju-baju itu akan dikirim ke kota. Sehingga, baju bekas itu turut memukul industri dalam negeri.


"Ini kenapa karena sebagian dari bale press nanti akan mengalir ke kota-kota dan akan menyaingi industri garmen kita," ungkapnya.

Belum secara rinci, Heru menuturkan, baju bekas berasal dari negara maju. Lanjutnya, masuknya baju bekas ke Indonesia memberi keuntungan bagi beberapa pihak.

Pertama, negara maju yang memiliki baju bekas itu. Kemudian, orang yang menjual baju bekas.


"Dia dapat dua benefit, pertama dia waktu ambil dari sana negara maju seneng kalau sampahnya diambil. Kedua waktu bawa ke sini dapat keuntungan karena itu ada yang menampung dan membeli," tutupnya.

Terungkap! Ini Pintu Masuk Baju Bekas ke RI


Simak Video "Berburu Kue Lebaran di Pasar Senen Blok III"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com