Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 31 Okt 2019 14:06 WIB

Sawit RI Diserang Kampanye Hitam, Ma'ruf: Di Sini Pentingnya Tabayyun

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Jakarta - Produk kelapa sawit Indonesia masih diserang kampanye negatif. Banyak upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak di Eropa yang membuat citra kelapa sawit buruk, seperti deforestasi.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap pelaku usaha industri kelapa sawit nasional bisa melakukan upaya perbaikan citra. Salah satu yang bisa dilakukan dengan mendapatkan sertifikasi Indonesia
Sustainable Palm Oil (ISPO)

"Salah satu upaya untuk menangkal kampanye negatif tentang kelapa sawit di Indonesia adalah melalui sertifikasi ISPO," ujarnya saat membuka konferensi IPOC (Indonesian Palm Oil Conference) 2019 and 2020 Price Outlook di Nusa Dua, Bali, Kamis (31/10/2019).


Ma'ruf mengaku menyambut baik upaya para pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonssia (Gapki). Seluruh anggotanya berkomitmen untuk mengajukan sertifikasi ISPO yang ditargetkan selesai pada akhir 2020.

"Melalui sertifikasi ISPO diharapkan akan mengurangi kesan negatif tentang kelapa sawit Indonesia. Di sinilah pentingnya tabayyun melalui data dan fakta," tambahnya.


Ma'ruf juga mengajak masyarakat untuk tabayyun tentang citra perusahaan kelapa sawit. Bila perlu, Kementerian Komunikasi dan Informatika melanjutkan kampanye sawit.

Simak Video "Bocah yang Hanyut di Kali Cipinang Ditemukan Tewas di KBT Duren Sawit"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com