Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 19 Des 2019 16:14 WIB

RI Makin Mudah Ekspor Abon Ikan hingga Kerupuk Pangsit ke China

Soraya Novika - detikFinance
Foto: Ekspor Produk UMKM (Soraya Novika/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 608 produk UMKM yang terdiri dari 3758 barang dengan berat 131 kilogram (Kg) diekspor perdana melalui Pusat Logistik Berikat (PLB) e-commerce di PT UNIAIR Indotama Cargo (UIC) ke Ningbo, China.

Untuk nilai ekspornya sendiri, seluruh produk yang dikirimkan dalam 1 container tersebut bernilai lebih dari US$ 38.000 atau setara Rp 531,9 Juta.

Setibanya di Negeri Tirai Bambu, produk-produk itu rencananya akan langsung diunggah di marketplace e-commerce lokal China dan dunia.

Adapun produk yang dikirim meliputi kopi bubuk, abon ikan, bawang goreng, minyak kelapa, gula kelapa, kue sus kering, kerupuk kulit ayam, kerupuk kentang, kerupuk pangsit, minuman sari lidah buaya, dan produk batik.


Seremoni ekspor perdana produk UMKM Indonesia ini disaksikan secara langsung oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Teten Masduki, dan Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi.

Ketiganya bersama perwakilan UMKM meresmikan ekspor perdana ini dengan bersama-sama menekan tombol merah di depan container yang siap dikirim.

Langkah ini, diyakini Teten dapat mendorong tercapainya target kontribusi 30% ekspor UMKM pada 2024 mendatang.

"Saat ini kontribusi ekspor UMKM baru mencapai 14,17% dari total PDB nasional, dengan ekspor perdana lewat PLB E-commerce ini, kita yakin target 30% akan tercapai sekaligus dapat memperkuat produksi dalam negeri kita," ujar Teten di Gedung PT Uniair Indotama Cargo, Bekasi, Kamis (19/12/2019).


Di kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengharapkan upaya ekspor ini ke depan dapat semakin meningkatkan peran UMKM.

"Dengan adanya PLB e-commerce dan dilepaskan ekspor perdana hari ini diharapkan dapat meningkatkan peran UMKM dalam menembus pasar internasional tanpa harus memusingkan masalah pemasaran dan proses pengiriman barang yang selama ini menjadi kendala utama mereka," ucap Agus.

Simak Video "Jokowi Lepas Ekspor Perdana 6.000 Mobil Pikap ke Filipina"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
Drooftalk
×
GADUH KERAJAAN GALUH
GADUH KERAJAAN GALUH Selengkapnya