Catat Rugi, Boeing PHK 16.000 Pegawai

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 30 Apr 2020 11:26 WIB
Boeing sementara akan menutup sementara pabriknya di Washington untuk mengurangi penyebaran virus corona (COVID-19). Penutupan berlangsung selama 14 hari.
Foto: AP/Ted S. Warren

"Dengan semua konsekuensi pasar dari wabah COVID-19, kami perlu waktu beberapa saat sebelum kami mengumumkan pesawat baru yang besar. Tapi kita masih dalam bisnis pengembangan," kata Calhoun.

Boeing menegaskan bahwa mereka masih memiliki simpanan uang untuk melewati krisis ini. Dengan menarik US$ 13 miliar (Rp 194 triliun) dalam bentuk tunai dari jalur kredit, saldo kas Boeing US$ 15,5 miliar (Rp 231 triliun) dan dari akhir 2019 sisa $ 10 miliar (Rp 149 triliun).

Tuesday Southwest Airlines (LUV), salah satu pelanggan terbaik Boeing, mengungkapkan pihaknya telah menunda pengiriman setidaknya 55% dari 107 pesawat yang sebelumnya dijadwalkan untuk di kirim oleh Boeing tahun ini.

Pesaing Boeing, Airbus (EADSF) juga telah dilanda penurunan tajam dalam permintaan jet karena pesanan yang dibatalkan dan pengiriman yang ditunda. Hal ini menciptakan kerugian bersih € 481 juta setara Rp 7 miliar (kurs Rp 16.500/ euro). Serta memaksa perusahaan mem-PHK 6.000 karyawan.

Halaman


Simak Video "Penumpang Ceritakan Momen Terbakarnya Mesin Pesawat Boeing 777"
[Gambas:Video 20detik]

(ang/ang)