Peluang Industri Baja di Tengah Corona: Bikin Jarum Suntik

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 20 Mei 2020 16:16 WIB
jarum suntik dan ampul obat
Ilustrasi/Foto: thinkstock
Jakarta -

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin bicara soal kesempatan industri baja dalam pandemi Corona. Menurutnya memang pandemi ini telah memberikan suasana ketidakpastian bisnis.

Namun dia mengingatkan masih ada peluang bagi pebisnis yang mau melihat kesempatan dalam perubahan yang terjadi. Dia mencontohkan ada perkataan China, Wei JI, yang artinya dalam krisis ada bahaya sekaligus peluang.

"Saya rasa krisis ini telah ciptakan suasana ketidakpastian, suasana tidak enak untuk seluruh bisnis. Namun, di sisi lain ini ada kesempatan bagi para pebisnis yang melihat perubahan yang terjadi di depan, krisis itu dalam karakteristik China ada Wei Ji," ujar Budi dalam diskusi industri baja yang diadakan Krakatau Steel, Rabu (20/5/2020).

"Wei Ji, namanya krisis itu di satu sisi bahaya di sisi lain ada kesempatan. Tinggal siapa yang fokusnya bahaya, siapa yang fokus lihat kesempatan," ungkapnya.

Dia bercerita, sebetulnya kesempatan buat industri baja di tengah pandemi Corona salah satunya adalah membuat alat kesehatan. Contohnya jarum suntik yang banyak digunakan material utamanya adalah baja.

"BUMN ini punya 70 RS, saya diminta urus RS BUMN terkait pandemi ini. Saya baru tahu itu butuh banyak sekali jarum suntik itu dibuat pakai apa? Pakai baja. Berapa butuhnya? Banyak sekali butuhnya," jelas Budi.

Dia mengatakan memang penggunaannya tidak sebesar industri otomotif. Namun pembuatan jarum suntik ini bisa menjadi peluang baru di tengah pandemi.

"Saya tahu industri farmasi bukan konsumen baja besar, nggak sebesar otomotif. Tapi itu opportunity baru, karena banyak yang butuh suntikan," kata Budi.



Simak Video "Virus Corona Diklaim Dapat Menular Lewat Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)