2.925 Industri Kecil Genjot Kualitas Produk Dalam Negeri

Vadhia Lidyana - detikFinance
Rabu, 01 Jul 2020 15:15 WIB
Program Pengembangan Industri Rotan

Penjaga memberikan penjelasan kepada pengunjung di booth Pupuk saat pameran Grade Expo Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (13/10/2016). Prospect Indonesia merupakan program pengembangan industri rotan yang diinisiasi oleh Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) dengan tujuan untuk membantu memperkuat program-program pengembangan industri rotan yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun oleh pihak-pihak lainnya dengann mendorong industri rotan Indonesia agar secara bertahap beralih ke sistem produksi dan konsumsi yang keberlanjutan. Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Sebanyak 2.925 industri kecil dan menengah (IKM) terdaftar dalam kampanye 'Semuanya Ada di Sini' yang digelar oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kampanye lanjutan dari 'Bangga Buatan Indonesia' ini bertujuan mendorong konsumsi masyarakat atas produk dalam negeri.

"Pendaftaran program sudah dimulai sejak 5 Juni yang lalu dengan jumlah pendaftar sampai hari ini sekitar 2.925 IKM," kata Agus dalam konferensi pers virtual Semuanya Ada di Sini, Rabu (1/7/2020).

Kampanye ini memiliki sejumlah kegiatan seperti pelatihan pengembangan kemasan produk, standardisasi, dan juga fasilitas perizinan bagi IKM.

"Untuk menjaga eksistensi IKM di pasar online dengan memberikan capacity building, pendampingan, serta fasilitas lain seperti standardisasi, perizinan, kekayaan intelektual, serta kemasan, juga bekerja sama dengan beberapa universitas, dinas provinsi dan daerah, teknologi provider serta penggerak-penggerak IKM," papar Agus.

Dengan pelatihan-pelatihan itu, Kemenperin bertujuan untuk mengejar pencapaian target 2 juta UMKM bisa merambah pasar online.

Agus mengatakan, kampanye Semuanya Ada di Sini yang diinisiasi Kemenperin ini diharapkan dapat mendorong pencapaian target program Bangga Buatan Indonesia yakni 2 juta UMKM merambah pasar online.

"Kampanye ini adalah tentu menjadi bagian dari kampanye Bangga Buatan Indonesia, bersama-sama dengan Kementerian/Lembaga lainnya untuk mencapai target 2 juta UMKM yang melakukan penjualan online," pungkas Agus.



Simak Video "Kemenperin Sebut Aturan IMEI Belum Efektif Blokir Ponsel BM"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)