Perjalanan Vaksin Corona China Sebelum Masuk ke Indonesia

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 20 Jul 2020 18:40 WIB
Otoritas Thailand telah mengembangkan vaksin untuk virus Corona. Vaksi yang dikembangkan sendiri oleh negara ini akan siap pada tahun depan.
Ilustrasi/Foto: AP/Sakchai Lalit

Dalam fase II, relawan diamati lagi dalam 14 hari setelah dua kali divaksin pada hari ke-0 dan hari ke-14. Ada manula, lalu remaja dan anak-anak. Riset ini masih dalam pemantauan sampai akhir 2020.

Sementara itu, Sinovac pun mencari rekanan internasional untuk uji fase III. Aljazeera memberitakan salah satu uji coba besar-besaran akan dilakukan di Brasil menggandeng Instituto Butantan, perusahaan farmasi besar di Brasil. Rencananya akan ada 9.000 relawan yang divaksin.

Livemint juga memberitakan Sinovac akan melakukan uji fase III di Bangladesh setelah mendapat lampu hijau dari Bangladesh Medical Research Council (BMRC). Rencananya akan ada 2.100 relawan untuk uji coba.

Kabar terbaru adalah Sinovac juga akan melakukan uji fase III di Indonesia dengan menggandeng PT Bio Farma. Belum diketahui berapa jumlah relawan Indonesia untuk uji klinik ini.

Menurut WHO, hingga saat ini ada 23 calon vaksin Corona yang sedang uji coba manusia. Tiga di antaranya sudah masuk fase III atau uji skala besar-besaran yaitu Sinovac, China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan AstraZeneca dengan vaksin dari Universitas Oxford, Inggris.

Sinovac Biotech sendiri bersama sejumlah produsen vaksin di China memang sudah mendapatkan lampu hijau untuk mengelar uji klinik fase III. Artinya, akan ada uji coba massal di mancanegara.

Halaman


Simak Video "Sejumlah Produsen Laporkan Efikasi Vaksin COVID-19, Apa Artinya?"
[Gambas:Video 20detik]

(eds/eds)