Bahan Baku Melimpah, RI Bisa Jadi Pemain Utama Mobil Listrik

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 25 Jul 2020 23:00 WIB
Mobil listrik Ford yang sedang diisi
Ilustrasi/Foto: Ford

Sebelumnya, Luhut mengatakan bakal ada investasi pabrik baterai lithium. Lokasi pabrik tersebut di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park di Sulawesi Tengah.

Menurut Luhut investornya merupakan kongsi beberapa perusahaan. Total komitmen investasinya US$ 4 miliar atau setara Rp 56 triliun (US$ 14.000).

"Ya CATL kongsian dengan LG, Volkswagen (VW), Mercedes, macam-macam itu. Dia mau semua sampai US$ 4 miliar," kata Luhut di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Dari total komitmen tersebut, Luhut mengatakan, sudah ada US$ 1 miliar yang akan direalisasikan.

Ketertarikan banyak perusahaan bergabung dalam membangun pabrik bahan baku baterai lithium karena Indonesia memiliki potensi besar. Apalagi, dalam waktu dekat aturan kendaraan listrik akan diterbitkan.

Halaman


Simak Video "Mobil Listrik Termurah! Fiturnya Sangat Memuaskan "
[Gambas:Video 20detik]

(hek/hns)