Vaksin Corona 'Made in Bandung' Diproduksi Maret 2021, Ini Tahapannya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 05 Agu 2020 11:12 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Foto: iStock
Jakarta -

Vaksin Corona (COVID-19) diproduksi pada Maret 2021. Produksi bisa dilakukan jika uji klinis dan tahapan lainnya berjalan lancar.

Corporate Secretary PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto menjelaskan vaksin Corona sendiri akan diuji klinis tahap III mulai bulan ini. Uji klinis ini akan berjalan sekitar 6 bulan.

"Jadi saat ini masih tahap ketiga uji klinis dimulai Agustus sekitar 6 bulan baru selesai. Jadi Januari 2021 selesai uji klinisnya. Uji klinis tahap III memang harus dilalui vaksinnya kan masih dalam pengembangan," katanya kepada detikcom, Rabu (5/8/2020).

Setelah uji klinis, maka vaksin Corona akan dievaluasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Evaluasi ini untuk mendapatkan izin edar. Vaksin ini sendiri merupakan hasil riset dari Sinovac Biotech Co yang kemudian dikembangkan oleh PT Bio Farma di Indonesia.

"Setelah uji klinis selesai kan harus dievaluasi oleh Badan POM. Nanti sebelum produksi (vaksin Corona) harus bisa dapat izin edarnya dulu. Bagian untuk mendapatkan izin edar ini uji klinis tahap III bagian dari itu," ungkapnya.

Dia mengatakan, jika sudah mendapat izin edar maka vaksin Corona bisa diproduksi. Artinya bisa digunakan oleh masyarakat. Dia memperkirakan, vaksin baru bisa diproduksi pada Maret 2021.

"Selesai kita submit ke Badan POM untuk dievaluasi, direview hasil uji klinisnya, bisa memenuhi syarat, bisa keluar izin edar baru kita bisa produksi. Artinya bisa dilakukan secara massal untuk masyarakat," ungkapnya.

"Jadi perkiraan bukan Januari, nanti produksi (vaksin Corona) itu sekitar Maret lah," tutupnya.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir juga memperkirakan vaksin Corona baru bisa diproduksi setelah uji klinis selama 6 bulan. Ia memperkirakan vaksin bisa mulai diproduksi pada Januari atau Februari tahun 2021.

Yang bapak harus ketahui vaksin sudah akan diproduksi tapi itu baru Januari-Februari tahun depan, berarti masih 6-7 bulan lagi kita harus menghadapi covid ini yang tidak di hanya di Indonesia, tapi seluruh negara di dunia," kata Erick saat meresmikan aplikasi Ferizy melalui video conference, Sabtu (25/7/2020).



Simak Video "Pertama di Dunia! Inggris Akan Pakai Vaksin Corona Pfizer"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)