Bio Farma Buka-bukaan Kecukupan Bahan Baku 250 Juta Vaksin Corona

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 13 Agu 2020 10:18 WIB
Suasana fasilitas produksi vaksin COVID-19,  di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.
Bio Farma/Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

PT Bio Farma (Persero) akan memproduksi vaksin virus Corona atau COVID-19 sebanyak 250 juta dosis per tahun. Perusahaan milik negara tersebut memastikan bahwa tidak ada kendala dalam pemenuhan bahan baku untuk pembuatan vaksin virus Corona sebanyak itu.

"Kita kan pabrik vaksin, memang fokusnya kan bikin vaksin ya. Bahan baku vaksin itu ya nggak beda-beda jauh lah sebetulnya," kata Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto saat dihubungi detikcom, Kamis (13/8/2020).

Namun dia menjelaskan untuk bahan aktif vaksin COVID-19 memang belum tersedia di Indonesia. Itu akan disuplai oleh Sinovac dari China.

"Yang nggak punya kan kita hanya bahan aktifnya saja si virusnya, kalau bahan-bahan lain sih kita sudah biasa," sebutnya.

Lantas apakah Sinovac sudah menjamin bakal memenuhi kebutuhan bahan aktif di Indonesia? Bambang memastikan mereka siap memenuhi berapapun kebutuhan Indonesia.

"Kita belum ada komitmen itu, masih dalam tahap pembicaraan ya, tapi secara lisan sih sebetulnya Sinovac siap akan memenuhi berapapun kebutuhan kita, gitu. Ini baru lisan ya nanti kan harus ditindaklanjuti," tambahnya.

Pada kesempatan lain, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menuturkan, hingga saat ini Sinovac masih bisa memenuhi kebutuhan vaksin virus Corona Indonesia.

"Sampai hari ini, apa yang kita butuhkan masih bisa dipenuhi oleh Sinovac," kata Arya kepada awak media, Rabu (12/8/2020).



Simak Video "Vaksin Sinovac Diuji Klinis, Bagaimana Nasib Vaksin Buatan RI?"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)