Vaksin Corona Bayar Nggak Ya?

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 27 Agu 2020 15:45 WIB
Upaya untuk memproduksi vaksin virus Corona terus dilakukan. Gedung 43 pun rencananya akan dijadikan tempat produksi vaksin COVID-19 di Bandung.
Foto: Yudha Maulana
Jakarta -

Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir merinci rencana pemerintah dalam program penyuntikan vaksin COVID-19. Menurut Erick, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan vaksin ini secara gratis. Saat ini pemerintah tengah menggodok 2 program dalam implementasi vaksinasi massal tersebut.

"Usulan program vaksin itu ada dua. Jadi vaksin bantuan pemerintah di mana melalui budget APBN dan menggunakan data BPJS kesehatan. Bahwa nanti ada istilahnya vaksin gratis secara massal, yang diharapkan bisa di awal tahun depan," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Menteri Kesehatan dan Komisi IX DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/20).

Lalu, ada juga kelompok masyarakat yang diwajibkan membayar secara mandiri jika ingin disuntik vaksin COVID-19. Program ini disebut vaksinasi mandiri, yang pembiayaannya tidak ditanggung oleh APBN.

"Kami juga mengusulkan bila memungkinkan untuk masyarakat juga bisa membayar vaksin mandiri untuk yang mampu," ungkapnya.

Menurut Erick, jika penyaluran vaksin kepada masyarakat digratiskan semuanya, maka APBN akan jebol. Apalagi, selama ini defisit anggaran negara terus melebar.

"Kalau dilihat dari data-data ekonominya sendiri pemasukan kepada negara cukup rentan," tuturnya.

Oleh karena itu, program vaksinasi bakal direalisasikan dengan dua mekanisme, yakni gratis dan mandiri. Tujuannya untuk menyeimbangkan kebutuhan lain yang juga harus didanai oleh APBN.

"Jadi memang yang terdata di BPJS kesehatan itu gratis tetapi dengan tingkat daya beli berapa itu harus mandiri. Karena ini bagian dari coba kita menekan juga daripada cash flow yang ada di pemerintah," pungkasnya.



Simak Video "Cerita Pilu Wanita AS yang Kehilangan Ibu Gegara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)