Nusron Tagih Mendag Soal Importir Beli Gula Petani Rp 11.200/Kg

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 27 Agu 2020 17:42 WIB
Gula menjadi salah satu bahan pangan pokok yang diimpor pemerintah. Impor itu dilakukan untuk menjaga pasokan harga dan pasokan menjelang Ramadhan 2020.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR Nusron Wahid menagih janji Menteri Perdagangan Agus Suparmanto yang telah menugaskan BUMN dan perusahaan importir gula untuk membeli gula petani seharga Rp 11.200/kg.

Sebab, meski sudah ada kesepakatan dan beberapa kali pertemuan antara importir gula dan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) yang dimediasi Kemenko Perekonomian, nyatanya hingga saat ini kesediaan untuk membeli gula petani belum direalisasikan.

"Saya minta Bapak Mendag harus menegakkan wibawa. Jangan mau dilecehkan. Kalau mereka (perusahaan importir gula) tidak mau beli gula petani, gunakan pulpen kewenangannya. Kasih sanksi mereka. Agar tahun ini kalau tidak mau beli, jangan dikasih kuota impor lagi," kata Nusron Wahid, Kamis (27/8).

Politikus Partai Golkar ini mengungkapkan, Mendag harus konsisten pada keputusan politiknya terkait solusi untuk menyelamatkan petani gula yang dirugikan akibat kebijakan impor.

Maka ketika hingga saat ini para importir yang ditugaskan untuk membeli gula petani seharga Rp 11.200/kg belum juga direalisasikan, Mendag harus menekannya. Atau Menag bisa mengambil solusi lain dengan cara menaikkan HET.

"Tapi dampaknya saya khawatir inflasi," ujarnya.

Atau solusi lainnya, Mendag bisa mengeluarkan kebijakan menaikkan HPP gula petani. Hal itu supaya tercipta efisiensi dan efektivitas distribusi nasional di sektor gula.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Dear Pemerintah, Pembuat Gula Aren Purwakarta Minta Bantuan"
[Gambas:Video 20detik]