Manufaktur RI Lebih Cepat Pulih Dibanding Malaysia dan Thailand

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 01 Sep 2020 19:25 WIB
Ekspor perdana Isuzu Traga baru saja diresmikan. Mobil ini dirakit di pabrik Isuzu Karawang Plant, Jawa Barat. Yuk lihat prosesnya.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa industri manufaktur Indonesia mulai menunjukkan pemulihan. Hal itu terlihat dari Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur Indonesia.

"Kalau kita lihat perkembangan dari industri atau sektor riil-nya itu lihat angka yang paling akhir dari PMI di Indonesia sudah mulai menunjukkan pemulihan, sedikit di atas 50 yaitu 50,3," kata dia dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI secara virtual, Selasa (1/9/2020).

Hal itu menurutnya menunjukkan bahwa kegiatan industri manufaktur di dalam negeri sudah mulai pulih.

"Ini menunjukkan bahwa kegiatan industri manufaktur sudah mulai pulih dan diharapkan pemulihan itu bisa berlanjut," sebutnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebutkan bahwa negara-negara lain juga mulai menunjukkan pemulihan. Namun, dari sisi PMI, beberapa negara tetangga masih di bawah Indonesia.

"Negara-negara lain yang tadi mengalami kontraksi ekonomi di kuartal kedua juga menunjukkan pemulihan dari sisi manufaktur kegiatannya meskipun untuk beberapa seperti Malaysia, Filipina dan Thailand itu masih di dalam kondisinya di bawah 50 karena kontraksi ekonomi mereka begitu sangat dalam. Indonesia sudah di 50,3, dan kita berharap momentum ini akan terus dijaga," tambahnya.



Simak Video "Pemerintah Berniat Tambah Gaji Pekerja yang di Bawah Rp 5 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)