Mulan Jameela Tanya Beda Vaksin Versi Bambang Brodjo dan Erick Thohir

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 08 Sep 2020 17:35 WIB
Cantiknya Mulan Jameela saat kenakan Hijab
Foto: Palevi S/detikHOT
Jakarta -

Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra Mulan Jameela memberikan apresiasi atas pengembangan vaksin Corona dalam negeri. Namun, ia mempertanyakan perbedaan harga yang disampaikan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Bambang menyebut, berdasarkan perkiraaan Lembaga Eijkman harga vaksin US$ 5 per dosis. Sementara Erick Thohir, kata Mulan, harga vaksinya antara US$ 5 hingga US$ 30.

"Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan dan menimbulkan pertanyaan karena beberapa waktu terakhir Bapak Erick Thohir menyampaikan tentang harga vaksin yang bervariasi antara US$ 5-30. Dengan rencana pemberian vaksin 2 kali suntik untuk satu orang, satu kali vaksin ditanggung pemerintah sedangkan satu kali suntik vaksinnya ditanggung mandiri atau orang tersebut," paparnya dalam rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Sementara, yang disampaikan Bambang harga vaksin US$ 5 sekali suntik dan rencana pemberian dua kali suntik ditanggung pemerintah.

"Yang jadi pertanyaan saya apakah vaksin yang dimaksud Pak Erick Thohir dan Bapak Menristek ini sama atau berbeda, mengapa ada perbedaan harga? Kenapa ada pemberitaan seperti ini? Karena menurut saya ini cukup meresahkan masyarakat," ujarnya.

Ia pun berharap yang disampaikan Erick Thohir tidak terjadi karena membebani masyarakat.

"Dan saya berharap apa yang disampaikan Pak Erick Thohir bahwa rakyat harus terbebani dengan harus membayar satu kali vaksin itu tidak benar-benar terjadi, karena kalau iya kasian Pak. Apalagi harganya dapat yang dapat yang satu kali vaksin 20 dolar atau 30 dolar kan cukup berat ya Pak untuk masyarakat," katanya.



Simak Video "Jokowi: Sekitar 180 Juta Penduduk RI Akan Disuntik Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)