Setelah TikTok dan Huawei, Produsen Chip China Kena Ancaman Trump

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 09 Sep 2020 12:07 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar jumpa pers terkait virus Corona. Namun jumpa pers itu sempat dihentikan sementara karena ada penembakan di luar gedung putih.
Foto: AP Photo/Andrew Harnik
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan jajarannya sedang mempertimbangkan untuk melakukan pembatasan ekspor pada produsen chip asal China Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC). Kabar ini disampaikan oleh Departemen Pertahanan AS.

Dikutip dari CNBC, Rabu (9/9/2020) selain itu, Departemen Pertahanan juga melakukan diskusi apakah SMIC akan ditambahkan ke daftar entitas Departemen perdagangan.

Daftar entitas ini akan membatasi perusahaan asing menerima barang tertentu yang dibuat di AS. Hingga kini ada 300 perusahaan China yang masuk dalam daftar entitas AS.

Juru bicara Departemen Pertahanan mengatakan, menyeret SMIC ke daftar entitas AS akan membuat semua ekspor SMIC mengalami hambatan yang luas.

Tindakan potensial oleh pemerintah AS adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan perusahaan teknologi China. Tentu meningkatkan tensi perang dagang antara AS dan China, khususnya dalam dunia teknologi.

Kontraktor pertahanan yang berbasis di Virginia SOS International, mengklaim SMIC memiliki hubungan dengan sektor pertahanan China. SOS juga mengatakan peneliti militer China telah mengungkapkan dalam makalah penelitian bahwa mereka menggunakan teknologi SMIC untuk memproduksi chip.

Saat dikonfirmasi pihak SMIC mengaku terkejut mendengar kabar tersebut. SMIC menjelaskan tidak memiliki hubungan dengan militer China hanya menyediakan layanan yang digunakan untuk sipil dan komersial saja.

"Asumsi apa pun tentang hubungan SMIC dengan militer China itu pernyataan yang tidak benar dan tuduhan palsu," ungkap pihak SMIC.

SMIC mengungkap bahwa mereka terbuka untuk meluruskan isu yang beredar. Dengan harapan dapat menyelesaikan kesalahpahaman dengan AS.

Pemerintah memandang SMIC sebagai pemain kunci dalam upaya China untuk meningkatkan industri semikonduktor domestiknya, sebuah ambisi yang dipercepat oleh perang perdagangan AS-China. Namun, menerapkan kontrol ekspor pada SMIC juga akan berdampak pada perusahaan AS yang menjadi pemasok ke produsen China.

Ketegangan antara AS dan China memang kian membara. Pejabat AS baru-baru ini mengumumkan akan lebih memperketat pembatasan pada Huawei Technologies China untuk menindak akses perusahaan telekomunikasi ke chip yang tersedia secara komersial.

Pembatasan tersebut mencegah Huawei mendapatkan semikonduktor tanpa lisensi khusus. SMIC adalah salah satu produsen Huawei. Pemerintahan Trump juga mengeluarkan perintah untuk melarang transaksi dengan ByteDance dan memaksa perusahaan tersebut untuk melepaskan operasi aplikasi TikTok dari AS.



Simak Video "Donald Trump Resmi Larang TikTok di AS, Ini Alasannya"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)