Menerka Harga Vaksin Corona di RI

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 09 Sep 2020 19:30 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Ilustrasi/Foto: iStock
Jakarta -

Harga vaksin Corona belum diketahui hingga saat ini. Sebab, belum ada vaksin yang benar-benar sudah ditemukan atau digunakan.

Namun, sejumlah proyeksi harga vaksin sudah muncul, salah satunya dari Lembaga Eijkman. Lembaga ini memperkirakan harga vaksin Corona sekitar US$ 5 per dosis atau setara Rp 72.500 (kurs Rp 14.500).

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta, Selasa kemarin (8/9/2020).

"Mengenai biaya memang masih karena belum ditemukan secara pasti, harganya masih bergerak, tapi perkiraan dari Lembaga Eijkman, perkiraan awal US$ 5 per dosis," katanya.

Bambang mengatakan, vaksin yang diperlukan untuk Indonesia paling tidak 353 juta dosis. 353 juta dosis ini mengacu 70% penduduk memiliki immunity dan tiap orang mendapat vaksin sebanyak 2 kali. Lanjutnya, dengan kebutuhan tersebut anggaran yang diperlukan sekitar Rp 26,5 triliun.

"Maka untuk US$ 5 dengan jumlah katakan 353 (juta) dibutuhkan kira-kira Rp 26,5 triliun dengan asumsi semua vaksin ditanggung oleh pemerintah," ujarnya.

Namun, Bambang juga bilang, jika semua penduduk mendapat vaksin maka vaksin yang dibutuhkan 500 juta dosis lebih.

"Tadi sudah disampaikan minimal 2/3 tapi kita asumsikan seluruh penduduk 265 juta orang maka kalau satu orang butuh 2 dosis maka dibutuhkan sampai 500 juta lebih vaksin," terangnya.



Simak Video "Jokowi: RI Dapat Komitmen Vaksin hingga Akhir 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/ara)