Banjir Surut, Pabrik Aqua di Sukabumi Mulai Bersih-bersih

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 23 Sep 2020 13:44 WIB
Permintaan air minum dalam kemasan mengalami lonjakan saat perayaan hari besar seperti pada saat Hari Raya Idul Fitri seperti saat ini. Lonjakan tersebut dinilai wajar karena memang kebutuhan masyarakat akan air minum dalam kemasan mengalami kenaikan dengan alasan praktis. Petugas tengah memindahkan galon-galon air dari truk di jalan RA Kartini, Kota Bekasi, Rabu (22/07/2015). Rengga Sancaya/detikcom.
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua di Kecamatan Cicurug, Sukabumi sempat terkena dampak banjir bandang. Pabrik PT Aqua Golden Mississippi sempat terendam banjir dan ditutup operasionalnya sejak Senin malam.

Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin mengatakan kini banjir sudah surut. Saat ini pihaknya sedang melakukan pembersihan dan pengecekan sistem produksi.

"Situasi saat ini sudah terkendali dan air sudah surut. Upaya pembersihan, sanitasi, dan pengecekan sistem produksi secara menyeluruh sedang berlangsung agar fasilitas produksi dapat segera beroperasi normal," ungkap Arif lewat keterangan tertulis kepada detikcom, Rabu (23/9/2020).

Arif mengatakan pihaknya masih fokus melakukan pemulihan dan pembersihan di pabrik, namun enggan menjawab kapan pabrik akan dioperasikan kembali.

"Kami masih fokus pada proses pemulihan termasuk melakukan pembersihan, sanitasi, dan pengecekan sistem produksi. Tim kami terus bekerja keras agar dapat segera menormalkan kegiatan operasional pabrik," ujar Arif.

Arif mengatakan kejadian Senin malam lalu menjadi pertama kalinya pabrik Aqua di Cicurug mengalami banjir. Menurutnya cuaca ekstrim jadi penyebabnya.

Meski begitu, pihaknya mengatakan akan bekerja sama dengan warga setempat untuk membersihkan aliran sungai di dekat pabrik dan juga membangun tanggul di sekitar sungai.

"Kami meyakini cuaca ekstrim sebagai penyebabnya. Sebagai tindakan tanggap bencana, AQUA telah mengerahkan beberapa relawan untuk membantu membersihkan Sungai Cibaregbeg yang terletak di sekitar pabrik dan membangun tanggul di sekitarnya," ujar Arif.

Seperti diketahui, pabrik Aqua menjadi korban banjir bandang di Sukabumi, Senin petang lalu. Informasi itu pertama kali diketahui dari sebuah video yang diunggah akun media sosial Facebook Jakarte "Punye Cerite". Video tersebut juga viral di sosial media.

Di dalam video itu, terlihat genangan air berwarna coklat memenuhi seisi ruangan yang memang terlihat seperti bangunan pabrik. Beberapa galon terlihat bertumpuk di atas undakan tembok di atas genangan air.

Selain video itu, ada video lainnya yang memperlihatkan tumpukan dus bertuliskan aqua dan kendaraan forklift yang terlihat tetap beraktivitas meski bagian lantainya digenangi air berwarna coklat.



Simak Video "Waduh! Pabrik Aqua di Sukabumi Terendam Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)