Dianggap Mahal, Obat Corona Kalbe Farma Dijual Rp 3 Juta Gegara Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Sabtu, 03 Okt 2020 09:30 WIB
Presiden Direktur PT Kalbe Farma TBK, Vidjongtius dalam peresmian pabrik di Cikarang
Foto: Widiya Wiyanti: Presiden Direktur PT Kalbe Farma TBK, Vidjongtius
Jakarta -

Harga antivirus Covifor (remdesivir) untuk pasien COVID-19 yang didistribusikan oleh PT Kalbe Farma Tbk dianggap kemahalan. Obat yang diimpor dari perusahaan asal India, Hetero itu dibanderol Rp 3 juta per dosis.

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius buka suara atas hal tersebut. Dia menjelaskan harga yang dilepas ke Indonesia tergantung dengan volume barang yang diimpor.

"Produk Covifor saat ini masih diimpor oleh PT Amarox (anak perusahaan dari Hetero India) dan faktor harga selalu berbanding lurus dengan jumlah unit atau volume yang ada. Saat ini di tahap awal volume masih kecil," kata dia melalui pesan singkat kepada detikcom, Jumat (2/10/2020).

Pihaknya memperkirakan harga dapat disesuaikan setelah volume barang bertambah lebih banyak dibandingkan yang dipasok pada tahap pertama ini.

"Kalbe memperkirakan setelah volume bertambah maka harga tersebut akan disesuaikan oleh Hetero India selaku produsen," sebutnya.

Perlu diketahui pula, obat ini tidak dijual bebas, apa alasannya? Langsung klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2