Begini Cara Urus SNI untuk Masker Kain

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 05 Okt 2020 10:50 WIB
Seorang desainer asal Jerman membuat kreasi masker wajah yang unik agar orang-orang bisa tetap bergaya di tengah pandemi COVID-19.
Ilustrasi Foto: AP/Martin Meissner
Jakarta -

Masker kain yang beredar di pasaran harus sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI) yakni memiliki dua lapis kain. Pemerintah melalui Badan Standarisasi Nasional (BSN) menetapkan SNI 8914:2020 Tekstil-Masker dari kain.

Dalam aturan tersebut masker dibagi menjadi tipe A masker kain untuk penggunaan umum, tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri dan tipe C untuk filtrasi partikel.

Masker harus memiliki tanda seperti merek kemasan, negara pembuat, jenis serat setiap lapisan, anti bakteri, tahan air, pencantuman label cuci sebelum pakai, petunjuk pencucian serta tipe masker dari kain.

Lalu bagaimana cara mengurus standarisasi ini?

Berdasarkan laman indonesia.go.id disebutkan SNI adalah standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. Berikut cara daftarnya:

1. Isi Formulir Permohonan SPPT SNI
SPPT merupakan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI. Langkah pertama, ada harus mengisi formulir SPPT ini. Pada prosesnya, saat mengisi, Anda akan membutuhkan beberapa dokumen sebagai lampiran, yaitu:

Fotokopi sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 yang dilegalisasi. Sertifikat ini bisa didapatkan di Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu (LSSM) yang diakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Sertifikat dari LSSM negeri asal produk yang sudah punya perjanjian saling pengakuan dengan KAN, ini jika produk tersebut adalah produk impor yang berasal dari luar negeri.

2. Verifikasi Permohonan
Langkah selanjutnya adalah akan verfikasi permohonan yang dilakukan oleh LSPro-Pustan. Dalam prosesnya, akan dilakukan verifikasi terhadap beberapa hal, yakni jangkauan lokasi audit dan kemampuan memahami bahasa setempat.

Proses ini biasanya akan memakan waktu satu hari dan setelah verifikasi selesai Anda akan diberi invoice soal rincian biaya yang harus dibayarkan.

Lanjut ke halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Catat! Standar SNI untuk Masker Kain: Minimal Dua Lapis"
[Gambas:Video 20detik]