3 Fakta Obat Corona Indofarma yang Dijual Rp 1,3 Juta

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 05 Okt 2020 17:30 WIB
Antivirus Remdesivir Disebut Berdampak Signifikan Terhadap Pemulihan Pasien COVID-19
Ilustrasi/Foto: DW (News)
Jakarta -

PT Indofarma Tbk dalam waktu dekat akan mengedarkan obat antivirus untuk pasien COVID-19 yakni Remdesivir dengan nama dagang Desrem™. Obat tersebut akan dijual ke rumah sakit (RS) dengan harga Rp 1,3 juta per vial.

"Dirilis hari ini, harga Remdesivir dari Indofarma Rp 1,3 juta," kata Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto kepada detikcom, Senin (5/10/2020).

Berikut faktanya:

1. Untuk 12 Tahun ke Atas

Desrem™ Remdesivir besutan Indofarma hanya bisa dikonsumsi untuk pasien COVID-19 yang dirawat inap dengan usia 12 tahun ke atas dan memiliki berat badan minimal 40 kilogram (kg). Obat ini berbentuk serbuk injeksi liofilisasi yang dikemas dalam dus per vial 100 mg.

"Produk yang akan kami pasarkan dalam waktu dekat adalah Desrem™ Remdesivir Inj 100mg. Desrem™ Remdesivir Inj 100mg ini merupakan obat yang digunakan untuk penggunaan pada pasien rawat inap COVID-19 dalam kondisi sedang-berat," ucapnya.

2. Diedarkan Mulai Jumat

Arief mengatakan obat tersebut akan diedarkan secara bertahap mulai Jumat (9/10) mendatang tergantung pemesanan. Untuk bulan ini, pihaknya memasok sebanyak +/- 400.000 vial per bulan.

"Kita akan datangkan secara bertahap, mulai Jumat dan seterusnya. Bulan ini kita bisa supply sampai sejumlah itu (+/- 400.000)," tuturnya.

3. Sudah Dapat Izin BPOM

Obat itu diproduksi Mylan Laboratories Limited, atas lisensi dari Gilead Sciences Inc, Foster City dan United States of America. Arief menyebut produknya itu telah mendapat persetujuan Emergency Use Authorization (EUA) di Indonesia dan telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui penerbitan Nomor Izin Edar yang sudah diterbitkan pada tanggal 30 September 2020.

(ara/ara)