Wamen BUMN ke Krakatau Steel: Jangan Boros, Kurangi Perjalanan Dinas

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2020 16:06 WIB
Poll Budi Gunadi Sadikin
Foto: Istimewa
Jakarta -

Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin mengingatkan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk untuk tidak boros membelanjakan anggaran perusahaan. Sebab, BUMN produsen baja tersebut perlu memastikan kecukupan arus kas untuk beberapa waktu ke depan.

Apalagi industri baja saat ini sedang tertekan meskipun sudah menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

"Saya rasa fokus kita ke depan sama seperti perusahaan-perusahaan lain, adalah memastikan cashflow kita cukup. Ini kalau saya bilang, saran saya lebih baik bapak ibu menyiapkan sampai akhir tahun 2022. Jadi nggak hanya 1 tahun ke depan saja. Kalau saran saya 2021-2022 persiapkan uang yang cukup, jaga cashflow cukup," kata dia dalam diskusi virtual, Kamis (22/10/2020).

Untuk itu dirinya mengingatkan Krakatau Steel untuk bisa lebih selektif dalam menggunakan anggaran, misalnya mengurangi perjalanan dinas agar uang yang tersimpan aman dan bisa digunakan untuk menggaji karyawan.

"Jangan terlalu boros-boros spending-nya (pengeluarannya), perjalanan dinasnya dikurangi, kita lewat vicon (konferensi video) saja supaya uangnya bisa dipakai buat bayar gaji," sebutnya.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu berharap tahun depan industri baja mulai rebound atau berbalik ke arah positif.

Tapi kalau situasinya tidak seperti yang diharapkan, paling tidak dengan memastikan kecukupan arus kas hingga 2022 itu bisa menjadi penopang.

"Syukur-syukur nanti rebound di 2021. Kalau nggak rebound di 2021 ya Insyaallah di 2022. Tapi kalau kita punya buffer-nya (penyangga) sampai tahun 2022, itu adalah opsi yang paling nyaman. Jadi kalau ada apa-apa, meleset-meleset sedikit masih ada buffer-nya," tambah Budi.

(toy/fdl)