Pastikan Vaksin Corona Halal, MUI Dikirim hingga ke China

Pradito Rida Pertana - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 15:34 WIB
Illustrative picture of covid-19 coronavirus vaccine vial
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Manjurul
Yogyakarta -

Pemerintah sedang memasok vaksin COVID-19 ke tanah air. Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, pemerintah melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memastikan kehalalan vaksin yang didatangkan.

Oleh sebab itu Erick meminta kepada masyarakat tidak perlu lagi memperdebatkan kehalalan Vaksin COVID-19.

"Untuk isu halal dan haram sama, kita sejak awal melibatkan MUI dalam proses uji vaksin di Bandung. Bahkan kita mengirimkan perwakilan MUI ke China, bahkan United Arab dan bahkan ke negara lainnya," ujarnya saat mengikuti rapat koordinasi pengendalian pembangunan Pemda DIY secara daring, Selasa (27/10/2020).

Selain itu, Erick juga menyebut vaksin COVID-19 yang didatangkan sesuai standar WHO. Pasalnya Pemerintah melibatkan BPOM dalam uji klinisnya.

"Ada pertanyaan menggelitik apakah vaksin ini baik? Bagaimana kualitasnya? Hasil pertemuan kami dengan WHO, dengan lembaga internasional lain lain bahwa vaksinasi di Indonesia harus melalui standar yang diakui dunia. Kita juga melibatkan BPOM dan melakukan uji klinis," ujarnya.

Oleh karena itu, Erick memastikan vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat Indonesia aman. Mengingat Pemerintah tidak akan membahayakan rakyatnya sendiri.

"Kalau dibicarakan kualitas yang diberikan kepada rakyat itu adalah kualitas yang seusai standar. Jadi tidak mungkin kita melakukan sesuatu yang membahayakan kepada rakyatnya," tutur Erick.

(hns/hns)