Konon B30 Bisa Pangkas Impor Solar 9,6 Juta KL

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 03 Des 2020 17:01 WIB
Uji Coba Biodiesel 30% (B30)
Foto: Danang Sugianto
Jakarta -

Pengusaha tergabung dalam Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi kebijakan pemerintah menerapkan program biodiesel 30% atau B30. Sebab, kebijakan tersebut diklaim mampu menurunkan impor solar sampai 9,6 kiloliter (KL).

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Bidang Agrobisnis, Pangan, dan Kehutanan Franky O Widjaja dalam acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2020, Kamis (3/12/2020).

"Mandatori B30, impor solar turun 9,6 juta kilo liter (KL)," katanya.

Indonesia sendiri memproduksi sawit sebanyak 52 juta ton dengan tenaga kerja langsung 4 juta orang. Jika dengan tenaga tidak langsung, maka tenaga kerja yang terlibat mencapai 16 juta orang.

Ekspor dari sawit tercatat US$ 15,56 miliar atau 9,2% dari total eksppr nasional. Dengan memproduksi 9,6 juta KL melalui program biodiesel di tahun 2020 maka terjadi penghematan sebanyak US$ 5,13 miliar.

Pihaknya pun mengapresiasi kebijakan pemerintah yang mendukung industri kelapa sawit. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai produsen sawit terbesar di dunia.

"Apresiasi tertinggi pemerintah Indonesia yang konsisten dan terus mendukung industri kelapa sawit menjadikan Indonesia produsen minyak sawit terbesar dunia," ujarnya.

"Serta program mandatori B30 pertama negara ke dalam energi hijau," ujarnya.

(acd/dna)