Jokowi: Mau Tidak Mau Industri Masuk Digitalisasi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 21 Jan 2021 11:54 WIB
Presiden Jokowi meninjau posko evakuasi Sriwijaya Air SJ182 di JICT II
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Digitalisasi ekonomi merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Maka itu, mau tidak mau industri harus masuk ke digitalisasi tersebut. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara CEO Forum, Kamis (21/1/2021).

"Saya kira mau tidak mau kita akan masuk pada digitalisasi, digital ekonomi semua industri pasti harus masuk ke sini," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, industri harus masuk digitalisasi supaya bisa makin efisien dan kompetitif. Sehingga, bisa bersaing dengan negara-negara lain.

"Pemerintah pendidikan, kesehatan semuanya, harus masuk pada digitalisasi sehingga makin efisien, makin kompetitif dan kita bisa bersaing negara-negara lain," ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi menuturkan, ke depan ekonomi 'hijau' juga akan berkembang. Hal ini disebabkan karena semakin tingginya kesadaran masyarakat akan lingkungan.

"Kemudian di jangka panjang, long term, saya melihat kita memiliki kekuatan di green product, green economy. Saya kira sekarang ini semua nagara kawasan mulai melihat itu. Di Eropa sudah mulai undang-undang yang membatasi sehingga semuanya ke depan saya lihat green product ini akan berkembang low carbon, research, efisien, sosial inklusif semuanya secara mengurangi risiko lingkungan, efisien, sumber daya, ini yang berkembang," terangnya.

"Dan kita sekali lagi memiliki kesempatan yang besar untuk masuk produk hijau dan ekonomi hijau ini, baik dari sisi produksi distribusi dan dari konsumsi semuanya, karena ke depan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup ini akan berpengaruh semua terhadap ekonomi, terhadap bisnis global dan tentu saja berpengaruh terhadap ekonomi kita," papar Jokowi.

(acd/fdl)