Pasokan Gula Rafinasi Dijamin Aman, Pabrik Makanan Tak Perlu Galau

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 11 Feb 2021 19:16 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal menunjukkan gula rafinasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (24/5/2015). polisi menyita barang bukti berupa 60 ton gula rafinasi, alat mesin jahit karung, 1 unit timbangan duduk, 5 buah pipa untuk cek isi karung, 1 buah serokan, 5 buah takaran, 24 lembar karung kosong, 2 unit truk tronton yang mengangkut gula rafinasi dan surat jalan. Agung Pambudhy/detikcom.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pelaku industri makanan dan minuman tak perlu khawatir bakal kekurangan pasokan gula rafinasi di tahun 2021. Kementerian Perindustrian menyebut Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat menteri yang dilaksanakan pada 14 Desember 2020 lalu menyepakati alokasi kebutuhan GKR untuk industri mamin dan farmasi di dalam negeri sebesar 3,1 juta ton GKR sepanjang 2021.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Abdul Rochim mengungkap, pada akhir Desember 2020 juga telah diterbitkan persetujuan impornya sebesar 1,9 juta ton untuk kebutuhan semester I-2021.

"Sementara berdasarkan hasil Rakortas pada 26 Januari 2021 telah disepakati bahwa kebutuhan GKR untuk kebutuhan industri maminfar pada semester II sebesar 1,3 juta ton akan segera diterbitkan dalam waktu dekat ini," katanya melalui siaran pers, Senin (8/2/2021) lalu.

Senada dengan Kementerian Perindustrian, Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Benardi Dharmawan mengatakan, sejak izin impor diterbitkan, para importir yang tergabung dalam AGRI bergerak cepat merealisasikan pengadaan gula rafinasi untuk kebutuhan industri tersebut.

"Sejauh ini aman ya, karena memang semenjak izin impor diberikan semua sudah produksi dan distribusi. Karena ini juga kita kejar buat kebutuhan Ramadhan kan. Desember sudah dikasih, jadi Januari minggu kedua importasi raw sugar sudah mulai masuk. Izin yang diberikan itu semester I ada 1,9 juta ton," kata dia, Kamis (11/2/2021).

Ia bahkan berani menjamin pasokan gula rafinasi hingga akhir tahun 2021 sudah aman. Ia pun menambahkan, apabila pelaku industri makanan dan minuman kesulitan memperoleh pasokan bahan baku gula rafinasi, mereka bisa menghubungi AGRI.

"Jadi misalkan ada yang kesulitan (dapat pasokan gula rafinasi) atau katakanlah bingung, kontak AGRI saja. Bisa menghubungi kami di (021) 5270308," tegasnya.

(hek/ara)