Perusahaan Otomotif Jepang Ramai-ramai Tambah Modal di RI, Ini Daftarnya

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 11 Mar 2021 22:00 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita/Foto: Dok. Kemenperin
Jakarta -

Perusahaan otomotif Jepang berbondong-bondong menambah menambah investasinya di Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita usai menemui secara langsung para produsen di negeri Sakura.

Pertama, Agus menjelaskan bahwa Honda akan menambah investasinya di Indonesia sebesar Rp 5,2 triliun.

"Saya bertemu dengan Honda, Honda memberikan komitmen bahwa akan menambah investasi sampai dengan tahun 2024 sekitar Rp 5,2 triliun. Ini termasuk dalam pengembangan model-model baru yang akan dikembangkan di Indonesia," kata dia dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/3/2021).

Agus juga menemui petinggi Suzuki. Mereka berkomitmen sampai tahun 2024 akan menambah investasinya sebesar Rp 1,2 triliun. Itu untuk pengembangan Ertiga dan XL7.

"Ertiga dan XL7 ini basisnya ISG (Integrated Starter Generator) itu juga hampir sama dengan mild hybrid, model-model ini yang dikembangkan akan menjadi model untuk tujuan ekspor di pasar Asia dan juga Latin America," sebut Agus.

Dia juga membahas rencana Toyota untuk berinvestasi di Indonesia. Produsen mobil tersebut berkomitmen untuk berinvestasi sebesar US$ 2 miliar atau setara Rp 28 triliun.

"Komitmennya tidak berubah, mereka akan tetap memproduksi hybrid dengan komitmen investasi sebesar US$ 2 miliar sampai tahun 2024, US$ 2 miliar itu sekitar Rp 28 triliun, dengan kapasitas 250.000 unit per tahun, dengan kapasitas 411.000 unit mesin per tahun," tambahnya.

Kemarin, Agus juga menyampaikan rencana Mitsubishi menambah modal di Indonesia. Mereka akan menambah modal sebesar Rp 11,2 triliun.

(toy/ara)