RI Sudah Amankan 329 Juta Vaksin COVID-19, Sisanya Kapan?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 29 Mar 2021 15:05 WIB
Para Lansia menerima suntikan vaksin COVID-19 di Gedung Balai Besar Pelatihan Kesehatan, Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (24/3). Begini ekspresi para Lansia saat disuntik.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Indonesia membutukan sekitar 426 juta dosis vaksin COVID-19 untuk memenuhi target herd immunity atau kekebalan kelompok. Sebagian besar vaksin tersebut telah diamankan hingga saat ini.

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan 329,5 juta vaksin.

"Untuk 2021 kita sudah mengamankan sebagian besar kebutuhan vaksinasi, kebutuhan vaksinasi untuk bisa mencapai 70% herd immunity itu total 426 jtua dosis," katanya, Senin (29/3/2021).

"Dan yang kita sudah melakukan kontrak baik yang vaksin jadi dengan Sinovac, maupun kontrak pembelian bahan bahan baku serta beberapa pengembang vaksin lainnya, seperti Novavax, AstraZeneca mencapai lebih kurang 329,5 juta dosis," katanya.

Bio Farma tengah masih menggenjot jumlah vaksin COVID-19 ini. Dia bilang, pemenuhan vaksin ini sebagian besar akan dilakukan pada 2021.

Namun, jika tembus 2022 ditargetkan paling lama sampai kuartal I 2022.

"Kita lagi ada opsi-opsi untuk meningkatkan supply tersebut kita optimis bahwa kebutuhan vaksin 426 juta itu bisa dipenuhi, sebagian besar akan kita lakukan 2021 ini, dan kalau seandainya menyebrang 2022 kita berharap Q1 2022 itu semuanya bisa kita selesaikan," katanya.

(acd/fdl)