Alig! Warga Jakarta Produksi Sampah 10.000 Ton Lebih dalam 2 Hari

Dana Aditiasari - detikFinance
Minggu, 16 Mei 2021 15:00 WIB
Pekerja membuang sampah ditempat pembuangan sampah sementara di kawasan Kampung Makasar, Jakarta Timur, Kamis (22/04/2021). Volume sampah pada bulan Ramadan 1442 Hijriah meningkat sebesar 20 persen dibandingkan hari biasa.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Akumulasi sampah Warga Jakarta yang dikirim ke TPST Bantargebang saat Idul Fitri 2021 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Tepat pada hari pertama lebaran, sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang mencapai 2.142 ton dengan 405 rit truk sampah. Sedangkan pada H-1, total sampah mencapai 8.713 ton dengan 1.580 rit truk sampah.

Dengan kata lain, dalam dua hari saja warga DKI Jakarta sudah memproduksi 10.000 ton lebih atau tepatnya 10.855 ton sampah.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syaripudin mengatakan, berdasarkan pengalaman empiris pada tahun-tahun sebelumnya, tonase sampah menurun saat pra dan pascalebaran, namun tahun ini terjadi sedikit perubahan karena adanya pengosongan Dipo dan TPS menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Tonase sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang beberapa hari sebelum lebaran mengalami kenaikan karena adanya kegiatan pengosongan Dipo dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) menjelang hari lebaran sehingga diharapkan para supir truk sampah tersebut dapat bersilaturahmi dengan keluarga pada saat Hari Raya Idul Fitri". kata Syaripudin.

Berdasarkan data tahun 2020, ungkap Syaripudin, pada saat H-1 tonase sampah mencapai 6.995 ton dengan 1.299 rit truk sampah dan sampah turun drastis pada hari H-nya dengan tonase hanya 2.195 ton dengan ritase 432 rit.

Dinas Lingkungan Hidup, kata dia, sudah melakukan antisipasi kemungkinan peningkatan tonase tersebut. "Kita siap. Pola dan strategi operasi sudah kita antisipasi," katanya.

TPST Bantargebang tempat diprosesnya sampah Jakarta tetap beroperasi pada hari Idul Fitri hingga pukul 04.00 WIB dan buka kembali pada pukul 10.00 WIB.

"Per hari ini dwilling time atau waktu rata-rata truk sampah mengantri, menimbang dan menurunkan sampah sampah di sana hanya 3 jam 47 menit. Ini salah satu indikator pengelolaan TPST Bantargebang tetap normal," katanya.

(dna/zlf)

Tag Terpopuler