Pengusaha Rogoh Rp 879.000/Orang untuk Vaksinasi Gotong Royong, Sanggup?

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 16 Mei 2021 17:59 WIB
Enam Juta Warga Australia Usia 50 Tahun ke Atas Mulai Disuntik Vaksin AstraZeneca
Foto: ABC Australia
Jakarta -

Program vaksinasi gotong royong menelan biaya sekitar Rp 879.140 per orang. Jumlah itu berdasarkan perhitungan dua kali suntik di mana harga pembelian vaksin sebesar Rp 321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp 117.910 per dosis.

Menanggapi itu, pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengaku tidak keberatan dengan harga vaksinasi gotong royong yang di bawah Rp 1 juta per orang tersebut.

"Perusahaan yang berpartisipasi dalam vaksinasi gotong royong bisa menerima harga tersebut dan Kadin siap untuk mendukung pelaksanaannya," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani kepada detikcom, Minggu (16/5/2021).

Tidak dijelaskan apakah harga vaksinasi gotong royong yang ditetapkan itu terlalu mahal atau pas di kantong pengusaha. Yang jelas, kata Shinta, harga tersebut masih dalam batasan perusahaan yang mau berpartisipasi.

Sebelumnya Kadin telah melakukan survei di mana ada 78% pengusaha yang mengaku mampu membayar biaya vaksinasi sebesar Rp 1 juta ataupun di bawahnya.

"Kalau harganya di kisaran Rp 1 juta dan di bawahnya, pengusaha masih oke, untuk dua kali suntik ya. Kita sudah survei nggak memberatkan," ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani, Senin (10/5/2021).

Rosan juga mengatakan bahwa pengusaha tak ada rencana untuk meminta subsidi harga vaksin atau fasilitasi vaksinasi kepada pemerintah. Biaya vaksinasi gotong royong akan dibayarkan penuh oleh perusahaan.

"Ini 100% dibayar perusahaannya dan perlu diingat perusahaan juga nggak boleh melakukan komersialisasi sama sekali," ungkapnya.

(aid/dna)