3 Fakta Terungkap soal Biaya Vaksinasi Gotong Royong

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 19 Mei 2021 20:00 WIB
Program vaksinasi COVID-19 di Jakarta sasar warga di permukiman padat penduduk. Warga di Tanjung Priok dan Sunter Agung pun disuntik vaksin Corona dosis pertama
Foto: Pradita Utama

3. Pemerintah Tegaskan Tak Cari Untung

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membantah jika pemerintah memperdagangkan vaksin dalam program vaksinasi gotong royong. Dia memastikan pemerintah tidak ada niat mencari untung dari situ.

Program vaksinasi gotong royong sendiri diinisiasi oleh pengusaha swasta melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Pengadaan vaksinnya dilakukan oleh BUMN farmasi, PT Bio Farma (Persero). Vaksin tersebut kemudian dibeli oleh pengusaha untuk diberikan kepada karyawannya secara gratis.

"Tolong konteksnya jangan dilihat seakan-akan pemerintah hadir mencari margin. Pemerintah sudah mengeluarkan Rp 77 triliun untuk pengadaan vaksin gratis," kata Erick.

Program vaksinasi gratis kepada masyarakat yang diselenggarakan pemerintah sudah berjalan sejak 13 Januari 2021. Dana yang digelontorkan mencapai Rp 77 triliun, menyasar 70% populasi Indonesia atau paling tidak sebanyak 181,5 juta jiwa yang akan disuntik vaksin.


(toy/zlf)