Kasus COVID Belum Jinak, Stok dan Harga Alkes Gimana?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 09 Jul 2021 11:41 WIB
Melonjaknya kasus COVID-19 berimbas pada tingginya permintaan akan kebutuhan vitamin dan alat kesehatan. Penjualan di Pasar Pramuka Jakarta meningkat hingga 50 persen.
Foto: Andhika Prasetia

Di lapangan, berdasarkan pantauan detikcom di salah satu apotek Bintaro, Tangerang Selatan, masker untuk merek Golden Care dijual dengan harga Rp 40.000/kotak (isi 50). Harga itu diklaim tidak mengalami kenaikan meski ada lonjakan kasus COVID-19.

Lain merek juga lain harga, untuk masker merek Solida dijual dengan harga Rp 83.000/kotak (isi 50). Sedangkan duckbill dijual lebih mahal yakni Rp 186.000/kotak (isi 50).

Berbeda dengan pedagang yang ditemui di pinggir jalan wilayah Jurang Mangu, masker yang dijual rata-rata lebih murah. Untuk masker merek Rhino misalnya, dijual dengan harga Rp 20.000/kotak, merek Nano dijual Rp 25.000/kotak, DMS Care Rp 30.000/kotak, hingga paling mahal duckbill dengan harga Rp 70.000/kotak yang masing-masing isinya 50.

Sementara, saat ini yang terkendala yakni tabung oksigen. Karena langka dan permintaan yang melonjak harga juga melambung tinggi. Sebelum meledak kasus COVID-19 untuk tabung berukuran tersebut itu dijual antara Rp 500 ribu-Rp 600 ribu.

Untuk menjaga ketersediaan tabung oksigen, penjual pun membatasi penjualan per orang hanya diperbolehkan membeli 2-3 tabung oksigen.

"Iya dibatasi paling banyak 2-3 pcs per orang. Harga tabung gas yang kecil itu kita sekarang udah Rp 1 juta yang ukuran 1 m³, yang 1 ½ kita nggak ada stok, kalau yang 2 m³ Rp 1,7 juta," tutur Ervan, pedagang tabung oksigen di Pasar Manggis.

Kemudian, di salah satu toko online harga tabung oksigen ukuran 1 m³ ada yang dibanderol Rp 2,4 juta-Rp 5,4 juta. Sementara itu, untuk ukuran 2 m³ dijual pada kisaran harga Rp 5,5 juta-Rp 11 juta.

Lalu di toko online lainnya, tabung oksigen dengan ukuran 1 m³ dibanderol dengan kisaran harga Rp 850.000-Rp 2,2 juta.


(zlf/zlf)