6 Rencana Besar Menkes Poles Wajah Industri Kesehatan

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 18 Sep 2021 15:30 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden: Menkes Budi Gunadi Sadikin
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka-bukaan tugasnya selama masa pandemi ini. Salah satunya, atas perintah Presiden Joko Widodo, Budi diminta untuk mentransformasi industri kesehatan.

"Jadi memang tugas saya, vaksinasi, menyelesaikan pandemi, transformasi industri kesehatan. Di mana dalam krisis global, Indonesia berhasil melakukan tranformasi berbagai industri terkait. Dari tahun 98 industri perbankan kita lihat sendiri jauh lebih baik dari tahun 98. Dan sekarang krisis global, Bapak Presiden meminta ini krisis global, please transformice," kata Budi dalam acara Wealth Wisdom 2021 secara virtual, Sabtu (18/9/2021).

Budi pun sudah menyiapkan enam kerangka untuk mengawali transformasi di industri kesehatan. Pertama, soal primary care atau perawatan kesehatan utama.

"Karena kita merasa itu yang paling penting jauh lebih efektif lebih murah lebih nyaman dibandingkan transformasi kedua yakni second re-care." lanjutnya.

Second re-care itu transformasi bagaimana layanan rujukan ke rumah sakit. Kerangka ketiga sistem ketahanan kesehatan. Keempat, sistem pembayaran kesehatan.

"Kelima, transformasi sumber daya kesehatan seperti orang-orang, khususnya dokter. Terakhir transformasi informasi teknologi kesehatan," lanjutnya.

Ke depan, Budi juga ingin lebih fokus dalam menciptakan orang sehat bukan mengobati orang sakit. Apa maksudnya? Budi menjelaskan kalau menjaga kesehatan tidak akan merogoh kocek yang tinggi.

"Selama ini dalam sisi anggaran, perhatian, diskusi, seminar lebih banyak bicaranya penyembuhan orang sakit, ngurusin rumah sakit, ngurisin dokter, bukan menciptakan orang sehat, mendidi orang supaya hidup sehat, memperbanyak ahli kesehatan masyarakat. Padahal supaya kita sehat kita hanya perlu vitamin c, d, sepatu untuk lari, pakai masker. Kalau menyembuhkan bisa puluhan hingga ratusan juta per orang," jelasnya.

Menekankan pendidikan hidup sehat akan lebih banyak mencegah orang terpapar penyakit. Jadi dia berencana ke depan akan terus meningkatkan penanaman hidup sehat,

"Siapa sih orang sehat, mau sebagus-bagusnya rumah sakit apa mau di rumah sakit? nggak ada. Jadi saya nggak ngerti ini kenapa pembicaraannya mengenai ventilator rumah sakitnya, kenapa sih nggak bicara yuk kita mencegah agar tidak sakit." tutur Budi.

(hns/hns)