RI Diserbu Baja Impor, Lebih Bagus Mana Kualitasnya dengan Lokal?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 22 Sep 2021 12:25 WIB
PT Krakatau Steel (persero) Tbk kembali membangun pabrik pipa baja untuk anak perusahaannya, PT Krakatau Hoogoven Indonesia di Cilegon. Total Investasinya mencapai Rp 335,6 miliar dengan target´┐Ż kapasitas produksi 150.000 ton per-tahun. Yuk, kita lihat proses produksi pipa baja di pabrik tersebut.
Pipa Baja Krakatau Steel/Foto: Rachman Haryanto

Bicara soal baja lokal, dia menjamin kualitasnya nomor wahid dan lebih baik dari produk baja impor. Produk Krakatau Steel saja misalnya, sejauh ini produk bajanya sudah diekspor sampai ke Eropa.

Menurutnya, dengan diterima di kalangan industri Eropa sudah sangat cukup untuk membuktikan kapasitas dan kualitas baja lokal.

"Produk kita itu sudah dipakai ke Eropa, seharusnya kita bangga produk kita masuk Eropa. Kalau bilang kualitas kita jelek, lihat saja kita masuk Eropa kok jelek. Itu sebagai bukti," ungkap Silmy.

Menurutnya, untuk memajukan industri baja nasional saat ini caranya cuma satu, yaitu memperbaiki manajemen impor. Dia menilai baja menjadi hulu dari segala industri, dengan kapasitas yang dimiliki industri baja nasional harusnya produksi baja bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan dalam negeri dibandingkan dengan baja impor.

"Kalau impor bisa ditata baik bisa lebih besar lagi kapasitas kita. Kita ini harus andalkan hulu dari dalam negeri," ujar Silmy.


(hal/ara)