ADVERTISEMENT

Sesuatu Banget NIh! Beli Nike Bakal Cuma Bisa Via Online Saja

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 09 Des 2021 21:50 WIB
Nike Jordan Dilelang
Foto: dok. Sotheby's
Jakarta -

Brand sepatu ternama dunia, Nike, berencana tidak lagi menjual produknya ke toko-toko di Amerika Serikat. Pasalnya perusahaan akan memfokuskan penjualan secara online.

Seperti yang baru-baru ini terjadi, Nike mengumumkan berhenti menjual produknya ke DSW (Desainer Shoe Warehouse). Pemutusan kerja sama ini mulai dilakukan pada 2022 mendatang.

Pihak Nike juga secara signifikan telah memangkas jumlah pengecer tradisional dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan keuntungan dan memperketat kontrol atas produk yang dipasarkan.

Kepala keuangan Nike (NKE) Matthew Friend mengatakan pada bulan September, produk-produk Nike yang dijual di retail telah berkurang sebanyak 50% sejak strategi itu diberlakukan pada 2017.

"Pada saat itu, perusahaan mengatakan akan memfokuskan sumber daya, pemasaran, dan produk unggulannya pada hanya 40 mitra retail, termasuk Foot Locker (FL) dan Alat Olahraga Dick (DKS)," kata Matthew Friend dikutip dari CNN, Kamis (9/12/2021).

Dia mengatakan, menjual barang di situs web dan toko fisiknya sendiri memberikan keuntungan lebih dari dua kali lipat daripada yang diterimanya dari penjualan melalui mitra grosir.

Selain itu, perusahaan juga dapat mengkontrol lebih ketat atas harga pasar. Itu keuntungan besar bagi merek premium seperti Nike yang ingin menyajikan barang dagangan kepada pelanggan dengan cara yang menarik dan konsisten, serta mencegah produk dipotong (diskon) terlalu banyak.

Designer Brands (DBI), perusahaan induk DSW, mengatakan Nike mengirimkan produk terakhirnya ke perusahaan pada bulan September. Nike adalah pemasok barang atletik terbesar DSW, menyumbang sekitar 7% dari penjualan DSW pada tahun 2020.

Meski kehilangan Nike, DSW yakin dapat menambah pendapatan dengan menumbuhkan merek atletik lainnya. "Kami benar-benar mendapatkan hasil yang kuat di seluruh portofolio atletik kami," kata CEO Designer Brands Roger Rawlins.

Sementara itu, Rival Under Armour (UA) dan Adidas (ADDDF) mulai mengikuti jejak Nike. Keduanga menarik kembali mitra ritel dan mulai membangun sistem penjualan secara langsung ke konsumen.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT